Bisa Terbitkan Salinannya

BAGI warga yang kehilangan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan

Bisa Terbitkan Salinannya
BPOST GROUP/EDI NUGROHO
PEGAWAI Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Banjarmasin, memperlihatkan SPPT salinan atau pengganti untuk SPPT PBB yang hilang. 

METROBANJAR.co - BAGI warga yang kehilangan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan (PBB) tak perlu khawatir. Sesegera mungkin diharapkan warga bisa melaporkan ke Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Banjarmasin.

“Cukup bawa SPPT yang lama. Kadang warga perlu SPPT PBB untuk berbagai pengurusan surat. Nanti kita buatkan salinannya,” ucap Endri, Kabid Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) Dispenda Kota Banjarmasin, Minggu
(30/3).

Endri memastikan pembuatan SPPT salinan tidak memerlukan waktu yang lama. Begitu wajib pajak itu datang ke Kantor Dinas Pendapatan Kota Banjarmasin, maka langsung diproses. SPPT salinan segera dicetak.

“Tinggal menunggu tanda tangan kepala dinas saja,” katanya. Dia mengimbau kepada para wajib pajak PPB untuk menyimpan baik-baik SPPT PBB dan bukti surat tanda terima setoran (STTS)-nya. SPPT PPB, sangat diperlukan saat penerbitan sertifikat dan saat mengurus AJB di notaris. Minimal diperlukan lunas PBB yang dibuktikan STTS PBB lima tahun terakhir. Nah, itulah pentingnya menyimpan SPPT PBB dan STTS-nya.

“Kadang sistem kita ada dalam suatu waktu itu tidak lancar atau error. Nah, bukti SPPT PBB dan STTS yang disimpan warga itu nanti sangat membantu Dispenda,” ujarnya.

Menurut Endri, dari tahun ke tahun potensi pendapatan daerah lewat PBB semakin besar. Ini seiring naiknya harga bangunan dari tahun ke tahun. Misalnya di kawasan Jl A Yani Km 6 dulunya merupakan kawasan tanah kosong.

“Sekarang, kanan kirinya sudah berdiri ruko. Tentu saat masih tanah kosong dan sudah berdiri ruko, nilai PBB sudah berbeda,” jelasnya.

Ditambahkan Endri, saat ini data semua wajib pajak di Kota Banjarmasin adalah data lama, sehingga nilainya besaran pajaknya sudah tidak sesuai. Secara bertahap, Kantor Dinas Pendapatan Kota Banjarmasin akan melakukan pendataan ulang terhadap objek pajak, baik tanah dan bangunan.

“Data yang kita pakai untuk dasar memungut pajak adalah data lama,”’ ucap Endri.

Pihaknya akan bekerja sama dengan perusahaan daerah air minum (PDAM), Bandarmasih, untuk melakukan pendataan lama tanah dan bangunan objek PBB. PDAM punya data yang mirip dengan PBB sehingga memudahkan untuk pengklasifikasian kelas bangunan dan tanah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan PDAM Bandarmasih. Kita akan menurunkan tim ke PDAM Bandarmasih,” ucap Endri. (ogi)

Tahapan Penerbitan dan Pembayaran SPPT PBB:
- Pada Januari dilakukan pencetakan
- Akhir Februari dilakukan distibusi SPPT PBB
- SPPT PBB dibagi ke masing-masing kelurahan
- Kelurahan membagi ke masing-masing RT
- Warga mengambil ke masing-masing RT
- Warga melakukan pembayaran ke Kantor Dispenda, UPTD Dispenda di kecamatan, bank kalsel atau loket pembayaran telepon dan leding.
- Warga diberi surat tanda terima setoran (STTS) PBB.

Manfaat SPPT PBB:
- Persyaratan mengajukan pinjaman atau kredit di bank
- Untuk penerbitan sertifikat tanah

Sumber: Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Banjarmasin

Editor: BPost Online
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved