Tiap Hari Bawa Surat

PETUGAS bidang reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, setiap hari membawa minimal dua surat untuk

Tiap Hari Bawa Surat
Antarafoto
Papan reklame 

METROBANJAR.co - PETUGAS bidang reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, setiap hari membawa minimal dua surat untuk diberikan ke para pemilik toko atau perusahaan di semua kelas jalan. Diharapkan, para pemilik toko ini segera mengurus izin pemasangan reklame. “Semua pemilik toko di Banjarmasin secara bertahap kita surati.

Hampir 50 persen, mereka sudah mengurus izin pajak reklame,” ucap Ahmadi Noor SE MAP, Kasi Reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, Kamis (3/4).

Menurut Madi, panggilan akrab Ahmadi, izin reklame itu berlaku selama satu tahun dan diperpanjang lagi jika masa berlakunya habis. Untuk mengurus izin reklame itu tidak sulit. Pemohon, datang ke Kantor Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM).

Jika administrasi sudah lengkap, BP2TM akan memberikan rekomendasi persetujuan ke Dinas Bina Marga. Dinas Bina Marga akan melakukan cek ke lapangan. Setelah itu hasil survei dari Dinas Bina Marga akan diberikan ke Dinas Pendapatan Daerah untuk dihitung pajaknya. Setelah itu, pemohon membayar pajak dan berkasnya dikembalikan ke BP2TPM. “Setelah itu baru diterbitkan izin reklame tersebut,” ucap Madi.

Untuk reklame sendiri, lanjut dia, baik besar, sedang maupun kecil, proses perizinannya sama. Hanya saja, yang berbeda perhitungan pajaknya. Ada berbagai jenis reklame seperti bando atau reklame besar ada 16 buah, bilboard (ukuran 5 x 10 meter) itu ada 106 buah, baleho (4x6 meter) ada 170 buah, mini billboard (3x5 meter) itu ada 308 buah, neon box ada 685 buah, papan nama ada 2.268 buah dan reklame bergerak ada 87 buah.

“Khusus reklame bergerak untuk kampanye politik, pengurusan perizinannya ada di Kantor Kesbang Linmas Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Untuk 2013 lalu, lanjut Madi, bidang reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, ditarget Rp 4,6 miliar per tahun. Namun bisa terealiasasi Rp 5 miliar. Mulai 2014 ini, target pajak reklame ini dilimpahkan ke Dinas Pendapatan Kota Banjarmasin.

“Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara nasional, menyatakan semua jenis pajak tidak boleh ditangani oleh dinas teknis,” ucap Madi.

Mulai tahun ini, lanjut Madi, bidang reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, hanya tugasnya melakukan survei teknis atau persetujuan titik reklame dan pengawasan di lapangan. Semua database, wajib pajak reklame sudah diserahkan ke Dinas Pendapatan Daerah Kota Banjarmasin.

Menurut dia, jenis reklame yang paling banyak adalah jenis papan nama yang jumlahnya ribuan. Kadang perusahaan pun ada yang memakai papan nama. Sebagian yang baru pindah, tiba-tiba langsung pasang papan nama.

“Ok.. silakan pasang. Namun izin reklame harus diurus. Soalnya, setiap hari petugas kita ke lapangan dan kita punya database,” ucap Madi.

Tahapan Urus Izin Reklame:

- Pemohon, datang ke Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM) Banjarmasin
- Pemohon melengkapi syarat administrasi
- Jika sudah lengkap, BP2TPM akan memberikan rekomendasi ke Dinas Bina Marga
- Dinas Bina Marga akan melakukan cek ke lapangan
- Setelah itu hasil survei dari Dinas Bina Marga akan diberikan ke Dinas Pendapatan Daerah untuk dihitung pajaknya
- Pemohon membayar pajak
- Berkas permohonan izin reklame itu dikembalikan ke BP2TPM
- Izin reklame diterbitkan

Sumber: Bidang Reklame Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin

(ogi)

Editor: BPost Online
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved