Ribuan Slanker Bogor Acungkan Dua Jari

Ribuan Slanker-sebutan untuk penggemar Slank-memadati lapangan Softbol, di GOR Pajajaran

Ribuan Slanker Bogor Acungkan Dua Jari
Warta Kota/nur ichsan
Abdee Negara, salah satu personel grup Slank, sangat menyayangkan rencana penutupan Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, dan membangun penggantinya, Kamis (26/6) di Twin Plaza Hotel, Jakarta Barat. Rencana penutupan ini terjadi karena adanya kisruh soal ijin gangguan antara pengelola dengan PT MEIS. 

METROBANJAR.CO, JAKARTA - Ribuan Slanker-sebutan untuk penggemar Slank-memadati lapangan Softbol, di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (2/7/2014) petang untuk menyaksikan konser Revolusi Mental.

Para Slanker yang berasal dari berbagai wilayah di Bogor termasuk Cianjur dan Sukabumi histeris saat lagu-lagu hits Slank dibawakan sang vocalis Kaka dan Bimbim.

Sambil mengikuti hentakan musik dari personel Slank, ribuan Slanker kompak mengangkat kedua tangannya sambil mengacungkan dua jari.

Acungan dua jari ini sebagai tanda bahwa para Slanker mendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 yaitu Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Grup musik Slank sendiri sejak awal telah mendukung pasangan Jokowi-JK sebagai Capres-Cawapres. Kehadiran Slank di Kota Bogor sebagai bagian dari kampanye yang digelar oleh Kaka dan kawan-kawan. Menurut Ketua Pemenangan Jokowi-JK Kota Bogor, Untung Maryono mengatakan, konser tersebut dihadiri sekitar 2.000 penggemar Slank.

"Mungkin jumlahnya lebih karena semakin sore bertambah banyak," katanya saat ditemui disela-sela konser.

Dalam penampilannya hampir 2 jam, Kaka Slank juga menghimbau agar pada pemilu pilpres 9 Juli nanti para Slanker menyoblos. "Pokoknya, Slanker harus ikut nyoblos pada Pilpres 9 Juli nanti. Dan pilih Presiden yang mengusung damai dan sederhana," katanya.

Tak hanya Kaka, Bimbim Slank juga mengajak pada Slanker untuk tidak melakukan money politik dalam menentukan pilihan nanti. "Kalo ada yang bilang, ambil uangnya jangan pilih orangnya. Justru kalo gue minta gak ambil uangnya dan gak pilih orangnya. Karena anak muda sekarang harus punya pendirian dan merubah mental," katanya.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved