MetroBanjar/

Konsumen Tikam Tukang Gadai di Kios Ponsel

Akibat kehabisan darah, korban akhirnya meregang nyawa saat dilarikan ke Rumah Sakit KKO Cilandak, Jakarta Selatan.

Konsumen Tikam Tukang Gadai di Kios Ponsel
shutterstock
ilustrasi 

METROBANJAR.COM, JAKARTA - Kesal karena dituduh salah memberikan password saat menggadaikan ponsel, seorang konsumen tikam tukang gadai di kios ponselnya di Jalan Saco RT 13/08 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2014) siang.

Akibat kehabisan darah, korban akhirnya meregang nyawa saat dilarikan ke Rumah Sakit KKO Cilandak, Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Salim (43) pedagang batu akik dan Teguh Supratman (30) rekannya, peristiwa tersebut diketahuinya bermula saat pelaku bernama Salju Novi (22) warga asal Palembang, Sumatera Selatan terlihat menggadaikan ponsel kepada korban, Adon (25) warga Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Suasana siang yang tenang, katanya mendadak ramai dengan adanya teriakan dan makian. Sontak, dirinya yang tengah bersama Teguh Supratman segera bangkit dan melongok kios ponsel milik korban yang berada persis di sebelah kios batu akik miliknya.

"Yang nusuk, kelihatannya kasih password salah waktu mau gadein handphone (ponsel-red), tapi bang Adon tetep nggak bisa buka. Mereka langsung tuduh-tuduhan, disangkanya (korban-red) kalau password sengaja dikasih salah supaya nggak bisa dibuka," katanya saat ditemui Warta Kota di Mapolsek Pasar Minggu, Kamis (30/10) siang.

Munculnya salah paham tersebut, akhirnya korban keluar dari kios dan meminta pelaku untuk membuka password pada ponsel yang hendak digadai. Namun, karena tekanan yang diberikan korban, sang pelaku katanya segera memukul korban hingga duel satu lawan satu pun terjadi.

Karena kesal, dan merasa terdesak, pelaku katanya, mengambil pisau yang disimpan di dalam tas selempangnya serta langsuk menusuk korban pada bagian perut sebelah kiri.

Sejenak pisau merobek perut, korban pun tersungkur jatuh bersimbah darah.

"Bang Adon langsung jatuh, nggak bangun lagi, pelakunya langsung kabur, tapi langsung dihadang warga. Dia (pelaku-red) kita amanin sampai polisi dateng," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, AKP Murgianto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi sementara, percekcokan bermula saat pelaku hendak menggadaikan ponsel merek Blackberry Onyx 2 sebesar Rp 200.000 kepada korban. Namun, karena terjadi kesalahpahaman, keduanya pun terlibat perkelahian.

Mendapatkan kabar tersebut, dirinya segera menerjunkan sejumlah anggota buser Polsek Pasar Minggu untuk mengamankan lokasi serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit KKO Cilandak. Tetapi sayang, korban tewas dalam perjalanan karena diduga kehabisan darah.

"Pelaku langsung kami tangkap tidak jauh di lokasi, kami masih lakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut. Sementara, korban yang sudah meninggal dunia kami bawa ke Rumah Sakit Polri Soekamto Kramat Jati untuk menjalani visum," jelasnya kepada Warta Kota di Mapolsek Pasar Minggu, Kamis (30/10).

Editor: Ratino Taufik
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help