Fina Siap Hadapi Pukulan

Terjun ke dunia laki-laki ini tidak mudah bagi pemilik kulit putih dan berambut lurus ini

Fina Siap Hadapi Pukulan
TRIBUN KALTIM / AHMAD BAYASUT
Atlet Wushu Balikpapan Erfina Wati

METROBANJAR.CO, BALIKPAPAN - Pertarungan full body contact di arena pertandingan sangat seru di lihat. Apalgi bila kedua petarung berjuang habis-habisan bahkan tidak peduli berdarah-darah. Apalagi demi mendapat prestasi atau kebanggaan bagi olahraga kaum Adam ini.

Hal ini tidak berlaku bagi gadis cantik bernama Erfina Wati. Dara kelahiran Damit, 6 Juli 1986 ini malah berkecimpung didalamnya. Berbagai cabang olahraga pertarungan pernah dirasakan. Mulai dari Karate, Pencak Silat, Muaythai, Wushu hingga tinju. Menurut anak keempat dari lima bersaudara ini bahwa olahraga pertarungan membangkitkan semangat. Pertarungan dipersepsikan  anak dari Basra dan Jamai ini sebagai wujud perjuangan dan penaklukan.

Perjuangan dengan berlatih keras dan menaklukan lawan ketika menghadapi lawan tangguh. Khusus untuk pertandingan full body contact mendapat tempat khusus baginya. Dirinya bisa mengeluarkan kemampuan aksi bela diri dengan memukul telak lawan. Dan tidak gentar kena pukulan lawan. "Kalau full body contact itu kuat dan tidak tanggung-tanggung memukulnya, ada speed, power menjadi satu," ujar gadis yang akrab disapi Fina ini.

Terjun ke dunia laki-laki ini tidak mudah bagi pemilik kulit putih dan berambut lurus ini. Karena ia harus menyembunyikan hasratnya dari kedua orang tua. "Saya lihat ada kepuasan dan menjadi hobi, tapi saat SMP saya sembunyi-sembunyi dari orang tua ikut Karate," ujarnya. Karena kekhawatiran orang tua akan cedera bagi anaknya. Namun Fina mampu membuktikan bahwa impiannya tersebut sudah tak terbendung dan terus melaju.  Dan kegiatan yang diikutinya ini berdampak positif.

Hasilnya Fina pernah menyabet juara pertama Muaythai Turnamen kelas 48 kg dan juara pertama  Kejurda di Samarinda kelas 49 kg pula. Kini ia dilatih oleh Handi Prayitno di cabang olahraga Wushu. Fokusnya meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim di Samarinda. Ia tahu akan mendapat perlawanan sengit dari Kukar dan tuan rumah Samarinda. "Kukar dan Samarinda mungkin lawan kuat, tapi kita lihat saja nanti di pertandingan," ungkapnya.

Untuk meraih impiannya mengharumkan nama Balikpapan. Fina  berlatih keras sejak enam bulan lalu. Setiap hari ia melakoni enam jam latihan dan berada satu camp bersama rekan-rekannya di jalan Marthadinata. Latihan pagi selama tiga jam dan berlanjut pada sore hari berlangsung tiga jam pula.

Editor: Ratino Taufik
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved