Depe Tertekan Dari Laporan Bos Lamborghini

Meski saat menghadapi kasus ini ia sering terlihat mengumbar senyum, namun di balik itu, Depe ternyata menyimpan perasaan kalut

Depe Tertekan Dari Laporan Bos Lamborghini

METRO BANJAR.COM - Secara fisik, penyanyi dangdut Dewi Perssik terlihat sehat menghadapi kasus pencemaran nama baik dan tindakan fitnah terhadap bos Lamborghini, Johnsson Yaptonaga.

Depe-- sapaan Dewi Perssik, Senin sore 17 November 2014 memenuhi pemanggilan Polda untuk menjalani pemeriksaan pertama di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Meski saat menghadapi kasus ini ia sering terlihat mengumbar senyum, namun di balik itu, Depe ternyata menyimpan perasaan kalut. Menurut kuasa hukumnya, Maha Awan Buwana, kliennya tersebut terganggu ketika mengetahui laporan Johnson.

"Secara manusiawi, Depe tetap terganggu dan tertekan," kata Maha Awan usai menemani pemeriksaan Depe, Senin malam.

Meski begitu Depe tetap menunjukkan itikad baik dengan mendatangi Polda dan mengikuti jalannya proses pemeriksaan. Selama tujuh jam sejak datang pukul 16.30, Depe kooperatif saat menjawab 27 pertanyaan yang diajukan penyidik terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Maha Awan menganggap, masalah hukum Depe dan Johnson itu hanya salah paham. "Ada yang mengadu domba ini semua. Padahal klien saya tidak pernah mengatakan telah menikah siri dengan pelapor (Johnson)," jelas Maha Awan.

Merasa tak pernah mengatakan menikah siri, Depe tidak mau meminta maaf ke Johnson. "Kita lihat saja nanti. Akan ada uji pernyataan itu. Biar polisi yang menguji itu, apakah benar Dewi mengucapkan telah menikah siri dengan pelapor atau tidak," kata Maha Awan yang tetap berharap, perkara ini diselesaikan baik secara kekeluargaan melalui perdamaian.

Seperti diketahui sebelumnya, kasus ini bermula dari ocehan Depe  yang mengaku menikah siri dengan Johnson di akun Twitter dan tayangan infotainment. Mengetahui ocehan Depe, Johnson membantahnya dan melaporkan Depe ke polisi dengan tuduhan mencemarkan nama baiknya.

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved