Dikejar Polisi, 2 Kurir Sabu Ngumpet di Kuburan

Kedua anak muda itu; Apri Irawan ,19, dan Dedi Setiadi, 20, akhirnya angkat tangan.

Dikejar Polisi, 2 Kurir Sabu Ngumpet di Kuburan
antara

METROBANJAR.CO, LAMPUNG - Menghindari polisi, dua anak muda ini sembunyi di Taman Makam Pahlawan, Kedaton, Bandarlampung. Namun, jejaknya tetap terlacak. Mereka pun digelandang ke Polres Bandarlampung dengan bukti kesalahan sepaket shabu siap edar.

Kedua anak muda itu; Apri Irawan ,19, dan Dedi Setiadi, 20, akhirnya angkat tangan. Keduanya digiring ke kantor polisi dengan sepaket shabu sebagai bukti kesalahannya. Polisi juga menyita barang bukti lain berupa HP merk Samsung, 1 unit HP merk Nokia, dan satu Honda Beat.

“Keduanya diamankan berkat informasi masyarakat, juga hasil penyelidikan petugas dengan berkoordinasi dengan Intel Korem 043 Gatam, dan Intel Kodim 0421 Lampung Selatan,” ungkap Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung, AKP Yustam Dwi Heno, Minggu (30/11/2014).

Terungkapnya peredaran narkoba ini bermula dari informasi masyarakat Kemiling dan Kedaton. Mereka sering melihat tersangka melakukan transaksi di kedua wilayah tersebut. Atas dasar itu, petugas gabungan melakukan penyelidikan.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan tersangka saat menunggu pemesan di depan Taman Makam Pahlawan, Kedaton, Bandarlampung. Melihat petugas, keduanya bersembunyi di areal makam. Namun mereka bisa ditangkap dengan mudah.

“Sayangnya satu tersangka berinisial ED lolos. Kami masih memburunya,” ujar AKP Yustam.
Kedua tersangka mengaku shabu yang disita kepunyan ED yang ini dicari-cari polisi. Mereka mengaku hanya disuruh mengantarkan shabu kepada pelanggan di depan Taman Makam Pahlawan.

“Kami cuma disuruh ED untuk mengantar ke pemesan, jika berhasil kami akan diberi upah Rp.200 ribu,” ungkap Apri.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 132 ayat (1) sub Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun maximal 20 tahun penjara.

Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved