ABK Tugboat yang Karam Dihantam Ombak Masih Syok

Mereka diistirahatkan di kantor perusahaan pelayaran PT Kartika Samudera Adijaya yang memiliki tugboat nahas tersebut.

ABK Tugboat yang Karam Dihantam Ombak Masih Syok
metrobanjar.com/net
Tongkang batu bara terdampar akibat dihantam ombak besar. 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Delapan anak buah kapal (ABK) dan seorang nakhoda tugboat yang karam di perairan Taboneo, Tanahlaut , Kamis (11/12) kemarin dibawa ke Banjarmasin, setelah berhasil diselamatkan dari maut.

Mereka diistirahatkan di kantor perusahaan pelayaran PT Kartika Samudera Adijaya yang memiliki tugboat nahas tersebut. Begitu datang, mereka langsung disuguhi nasi bungkus. Setelah makan dan istirahat, kesemuanya dibawa menuju tempat peristirahatan yang disediakan pihak perusahaan, dengan menggunakan mobil. Saat ditemui BPost, kesembilan orang itu termasuk sang nakhoda, Jahran enggan berkomentar. Mereka mengaku masih lelah.

Hingga sehari setelah kejadian tersebut, mereka juga belum bisa dimintai keterangan. Pasalnya, menurut Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Banjarmasin, Hafid Budiman, ABK dan nakhoda tugboat masih dalam kondisi syok.

“Kami tunggu satu-dua hari dulu. Nanti setelah diperiksa, berkas hasil pemeriksaan dikirim ke Mahkamah Pelayaran, Jakarta,” ujar Hafid.

Seperti diwartakan koran ini, tugboat KSA 01 yang dikendalikan kesembilan orang itu mengalami nasib mengenaskan saat berlayar dari kawasan Sungai Puting, Barito Kuala (Batola).

Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved