Banyak Rapat Plus Kunker yang Dijalankan DPRD Kalsel

Bisa dikatakan, anggota DPRD Kalsel baru bisa bekerja secara aktif setelah pelantikan pimpinan pada 13 Oktober 2014

Banyak Rapat Plus Kunker yang Dijalankan DPRD Kalsel
metrobanjar.com/net
Gedung DPRD Kalsel 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Dua hari lagi, sebanyak 55 anggota DPRD Kalsel periode 2014-2019 genap bekerja sebagai ‘wakil rakyat’ selama 100 hari sejak pelantikan pada 9 September 2014 lalu.

Hak-hak normatif pun telah mereka nikmati, baik itu gaji maupun tunjangan senilai puluhan juta rupiah tiap bulannya. Pertanyaan yang muncul, apa yang telah mereka kerjakan untuk rakyat Kalsel, selama ini?

Bisa dikatakan, anggota DPRD Kalsel baru bisa bekerja secara aktif setelah pelantikan pimpinan pada 13 Oktober 2014.

Jadi selama satu bulan lebih –sejak dilantik– para legislator itu belum jelas aktivitasnya karena kendali kerja dilakukan pimpinan definitif.

Setelah pelantikan pimpinan, pada bulan kedua, mereka juga belum bekerja secara penuh, karena masih disibukkan oleh rapat-rapat pembentukan alat kelengkapan dewan. ‘Perseteruan’ antara kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di DPR baik langsung maupun tidak langsung juga menjalar di DPRD Kalsel.

Penulis: Restudia
Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved