Tanah di Benua Anyar Melonjak, Rp 5 Juta per Meter

Salah satu contoh adalah kawasan Benua Anyar, Lingkar Dalam Utara, Banjarmasin yang banyak digunakan untuk perumahan dan bisnis.

Tanah di Benua Anyar Melonjak, Rp 5 Juta per Meter
metrobanjar.com/net
Jembatan Benua Anyar 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Seakan tidak mau kalah dengan daerah tetangga seperti Banjarbaru dan Banjar, transaksi jual beli lahan di Banjarmasin juga makin meningkat. Beragam tujuan mendasari transaksi tersebut, dari pembangunan kawasan permukiman atau perumahan hingga dijadikan area bisnis.

Imbasnya, harga lahan terkerek. Sayangnya, meroketnya harga lahan itu tidak diimbangi peningkatan nilai jual objek pajak (NJOP). Betapa tidak, ada kawasan yang harga lahannya sudah naik hingga 10 kali lipat, tetapi NJOP-nya tidak mengalami perubahan. Salah satu contoh adalah kawasan Benua Anyar, Lingkar Dalam Utara, Banjarmasin yang banyak digunakan untuk perumahan dan bisnis.

Di sini harga lahan sudah meroket hingga Rp 5 juta per meter persegi.Sementara NJOP-nya hanya sekitar Rp 400 ribu.

Kondisi serupa terjadi di kawasan Lingkar Selatan (Jalan Gubernur Soebardjo) yang lebih banyak digunakan untuk bisnis pergudangan. Harga lahan ‘termurah’ adalah Rp 1,5 juta per meter persegi. Itu lokasinya terbilang jauh dari Pelabuhan Trisakti.

Dulu, pada dua-tiga tahun lalu, harga lahan di Lingkar Selatan hanya Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu per meter persegi.

Penulis: Murhan
Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help