Meracun Ikan di Hulu Sungai Kalteng Sudah Biasa

Menurut dia, penggunaan racun itu sudah sejak lama dilakukan para pencari ikan, terutama bagi mereka yang berada di kawasan perbatasan

Meracun Ikan di Hulu Sungai Kalteng Sudah Biasa
metrobanjar.com/faturahman
Sungai Kahayan masih keruh, akibat penambangan emas tanpa izin di hulu sungai. 

METROBANJAR.CO, PALANGKARAYA - Camat Rakumpit Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Tawat S Walter, mengatakan mencari ikan menggunakan sejenis racun yang ditebar ke sungai agar ikan mati, sudah biasa dilakukan masyarakat tertentu yang ada di hulu Sungai Rungan maupun Kahayan.

Menurut dia, penggunaan racun itu sudah sejak lama dilakukan para pencari ikan, terutama bagi mereka yang berada di kawasan perbatasan antara Palangkaraya dan Gunungmas, atau Palangkaraya dan Pulangpisau.

"Memang bangkai ikan yang mati sampai ke perairan Takaras, Rakumpit, itu sudah biasa, tetapi mereka yang melakukan itukan dari daerah atas, di perbatasan kabupaten dan kota, jadi harusnya pencerahannya dilakukan bersama," katanya, Kamis (25/12/2014).

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved