MetroBanjar/

Batal Dapat Hadiah Terindah

PERTANDINGAN kualifikasi sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) yang semestinya dilaksanakan di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada 4-8 Oktober

Batal Dapat Hadiah Terindah
NET
PAULO Sitanggang

METROBANJAR.CO - PERTANDINGAN kualifikasi sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) yang semestinya dilaksanakan di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada 4-8 Oktober 2015, tadinya menjanjikan hadiah istimewa buat salah satu pemain tim Kalsel, Paulo Oktavianus Sitanggang.

Bukan bonus uang, melainkan kepuasan batin. Sebab, andai tim Banua lolos ke PON 2016 di Jawa Barat, maka Paulo yang menjadi andalan di lini tengah, ikut menghapus catatan buruk selama sekitar 43 tahun. Untuk diketahui, skuat bola Kalsel terakhir kali lolos ke PON VIII tahun 1973. Kala itu, event empat tahunan tersebut digelar di Jakarta.

Jadi spesial, karena Paulo akan genap berusia 20 tahun pada 17 Oktober mendatang. Dan momentum itu ditandai dengan ikut meloloskan tim Kalsel. Sayang hal itu urung terwujud. Penyebabnya, izin menggelar laga Pra-PON Zona Kalimantan yang diikuti tuan rumah Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Kaltara, mendadak dicabut Polresta Banjarmasin. Alasannya, mereka mendapat instruksi dari Kapolri yang sebelumnya dihubungi Tim Transisi bentukkan Menpora RI, Imam Nahrawi.

Kecewa? Tentu saja. Namun, sebagai pesepak bola profesional, dia mau tak mau menerima kenyataan ini. "Saya belum pernah main di Pra-PON. Dan baru mau ikut, ternyata kondisinya seperti ini," keluhnya.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help