"Karier Kami Diganjal"

BATALNYA pelaksanaan Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) cabang sepak bola Zona Kalimantan membuat semua pemain muda

metrobanjar.co/budi arif rahman hakim
TIM Pra-PON Kalsel sedang latihan di kandangnya, Stadion 17 Mei Banjarmasin. 

METROBANJAR.CO - BATALNYA pelaksanaan Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) cabang sepak bola Zona Kalimantan membuat semua pemain muda Kalimantan yang akan berlaga sangat terpukul.

Mereka sangat bersedih dan kecewa berat karena tak bisa menyalurkan bakat dan mengembangkan karier sepak bola mereka gara-gara kisruh antara PSSI dan Kemenpora yang tak berujung hingga sekarang.

Tak terkecuali tiga pemain muda Banua yang masuk dalam skuat tim Pra-PON Kalsel, Denny Indra Permana dari Banjarmasin, Rendra Apriadi dari Amuntai dan M Hanif dari Banjarbaru.

"Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi, saya sudah tujuh bulan menyisihkan waktu saya menjalani latihan bersama tim, ternyata malah gagal bertanding di hari H-nya, sungguh menyakitkan," tutur Rendra.

Sementara itu, Hanif juga mengaku kecewa dan sedih karena mereka ikut terbawa-bawa ke dalam konflik antara PSSI dan Kemenpora. "Langkah karier kami diganjal oleh konflik ini, saya berharap semoga cepat clear semuanya," tutur Hanif.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help