Tak Bisa Dibayar Segepok Uang

KEBIJAKAN Tim Transisi yang bersedia mengganti kerugian panitia penyelenggara dan tim Pra-PON yang batal menggelar pertandingan mendapat tanggapan

Tak Bisa Dibayar Segepok Uang
metrobanjar.co
Djumaderi Masrun ketua Forum Sepakbola Kalimantan Menggugat membacakan pernyataan sikap dan petisi yang ditujukan kepada pemerintah dihadapan awak media, Senin (5/10/2015). 

METROBANJAR.CO -  KEBIJAKAN Tim Transisi yang bersedia mengganti kerugian panitia penyelenggara dan tim Pra-PON yang batal menggelar pertandingan mendapat tanggapan beragam dari pelaku di lapangan.

Manajemen tim Pra-PON Kalsel pun mengapresiasi positif langkah Tim Transisi yang akan membayar kerugian semua tim tersebut.

"Memang sudah selayaknya seperti itu. Artinya tidak hanya bisa menjegal, tapi mahir juga memberikan solusi dan juga ganti ruginya," ujar Asisten Manajer Pra-PON Kalsel, Syarifuddin Ardasa kemarin Rabu (7/10).

Tanggapan berbeda diutarakan Ketua Panpel Zona Kalimantan, Djumadri Masrun. Dia menegaskan, tak memikirkan uang ganti rugi. Dia tetap merasa kekecewaannya tak bisa ditebus dengan segepok uang.

"Tak bisa ditebus segepok uang. Sakit hati ini tak bisa diobati dengan materi. Saya sampai sakit karena konsentrasi menggelar Pra-PON ini. Saya tambah sakit, setelah tiba-tiba kerja keras kami dibatalkan begitu saja," kata Djumadri Masrun yang dikutip bola.com, Rabu (7/10).

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved