Mucikari Robby Abbas Tak Terima Artis dan Pelanggannya Bebas

Mucikari prostitusi online Robby Abas mengajukan langkah hukum setelah dijatuhi vonis 1 tahun 4 bulan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Mucikari Robby Abbas Tak Terima Artis dan Pelanggannya Bebas
Khuswatun Hasanah
Robby Abbas, mucikari yang terlibat dalam kasus prostitusi artis melakukan pledoi kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

METROBANJAR.CO, JAKARTA - Mucikari prostitusi online Robby Abas mengajukan langkah hukum setelah dijatuhi vonis 1 tahun 4 bulan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015) sore.

Kuasa hukum Robby, Peter Ell mengatakan, pihaknya menggugat aturan Pasal 296 KUHP yang digunakan.

Pieter mengatakan, aturan tersebut hanya berisi jeratan hukuman bagi pelaku mucikari.

Namun untuk artis-artis dan pelanggan transaksi prostitusi yang terlibat tidak dikenakan hukuman. Pieter memprotes hal tersebut.

"Itu kecelakaan hukum yang akan kita gugat ke MK, ya kan? Kenapa mereka tidak dijerat juga?" kata Pieter di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin.

Pieter mengatakan, pihaknya akan menunggu draft putusan bagi Robby. Lagi-lagi dia mengatakan bahwa ini semua bukan akhir segalanya dan belum kiamat.

"Kita tunggu draft putusan Obby. Ini belum kiamat. Semua barang bukti nanti akan kita minta dibuka di MK. Gugatan sudah diajukan dua minggu lalu," ucap Pieter.

Untuk diketahui, mucikari itu divonis 1 tahun 4 bulan penjara dan harus mendekam di Rumah Tahanan Cipinang.

Pada sidang pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum beberapa waktu lalu, kuasa hukum Robby, Pieter Ell mengakui JPU telah membacakan tuntutan atas kasus yang menjerat Robby yakni tuntutan hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan.

Sebelumnya Robby disangkakan Pasal 296 KUHP tentang menjadikan perbuatan cabul oleh orang lain.
 

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved