Astagfirullah, Tiga Truk Tabrakan Beruntun di Mandiangin, Kepala Sopir Terpenggal

Kaget sekaligus miris. Itulah yang ungkapkan Gusaini, mantan Kades Mandiangin Timur Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar Kalsel.

Astagfirullah, Tiga Truk Tabrakan Beruntun di Mandiangin, Kepala Sopir Terpenggal
metro banjar
Cover Metro Banjar Edisi Rabu (20/7/2016) 

METROBANJAR.CO, MARTAPURA - Tiga truk bertabrakan di kawasan Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (19/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Seorang sopir, Zulijar Effendi (21), tewas dengan kepala terpenggal.

Kaget sekaligus miris. Itulah yang ungkapkan Gusaini, mantan Kades Mandiangin Timur Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar Kalsel, ketika mengungkapkan perasaan usai melihat kondisi korban yang tewas dalam kecelakaan beruntun, Selasa (19/7/2916) sekitar pukul 16.00 Wita.

“Saya tak tega melihat kondisi korban yang tewas,” kata Gusai, sapaannya.

Gusai mengatakan, semula dia berniat memberikan pertolongan kepada satu dari tiga korban laka beruntun di kawasan Desa Mandiangin Timur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Namun niat baik itu diurungkanya, setelah melihat kodisi korban.

“Saya lihat kondisi sopir yang sudah tak bernyawa. Yang bikin saya kaget, si sopir sudah tidak berkepala lagi. Saya pun tidak berani mengangkat korban,” ujarnya.

Menurut Gusai, sebelum meninggalkan korban, dia sempat mencari tahu di mana kepala sopir nahas itu.

“Saya cari di dekat setir mobil, tidak ada. Setelah saya cari ke bawah, saya lihat kepala sopir persis di sebelah kaki saya,” ujarnya.

Belakangan, kepala itu diketahui milik sopir bernama Zulijar Effendi. “Karena kondisinya cukup tragis, maka saya pikir evakuasi korban harus menunggu anggota kepolisian datang,” ujarnya.

Mengenai asal kejadian, Gusai mengatakan, saat itu dia baru saja tiba dari luar kota mengendarai sebuah mobil. “Saya pun memarkirkan mobil di halaman rumah. Kemudian saya berbincang dengan seorang menggunakan ponselnya, tiba-tiba saya mendengar suara benturan keras,” ujarnya.

Suara tersebut, kata Gusai, berasal dari tiga unit truk yang bertabrakan. "Saya langsung berlari dan bermaksud menolong korban,” ujarnya.

Menurut Gusai, tidak mudah menolong dan mengeluarkan para korban dari mobil. “Ketiga mobil kondisinya remuk. Saya lihat seorang korban terjepit,” ujarnya.

Selain tewas, kata Gusai, seorang korban lainnya, sopir truk bernopol B 9812 PDB, hanya mengalami luka lecet.

"Korban tewas adalah sopir truk KH 8176 B, sedangkan yang terluka parah sopir truk KH 8562 AM. Keduanya sopir truk dari arah Banjarbaru menuju Aranio. Sementara sopir truk B 9812 PDB hanya mengalami luka lecet," ujarnya.

Dua korban dilarikan ke IGD RSUD Ratu Zalecha Martapura. Sementara korban tewas, Zulijar Effendi, langsung dimasukkan ke kamar mayat RSUD Ratu Zalecha Martapura. (gha)

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help