MetroBanjar/

4 Saksi Bantah Penjelasan Ibnu Saat Polisi Gelar Rekonstruksi Tewasnya Rahmani

Ibnu, warga Alalak Selatan Banjarmasin, ditangkap polisi di Kalteng dua pekan lalu. Sementara, Anshor, rekan Ibnu masih buron.

4 Saksi Bantah Penjelasan Ibnu Saat Polisi Gelar Rekonstruksi Tewasnya Rahmani
Banjarmasin Post Group/M Fadly
REKA ULANG - Kasus perkelahian yang menewaskan Rahmani (22) dan melukai Irwan (22) digelar di halaman Mapolsek Banjarmasin Utara, Senin (1/8/2016) siang. 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Polsek Banjarmasin Utara menggelar reka ulang kasus perkelahian yang menewaskan Rahmani (22) warga Alalak Tengah, Banjarmasin Utara dan melukai Irwan (22), warga Alalak Tengah Banjarmasin Utara, di halaman Mapolsek Banjarmasin Utara, Senin (1/8/2016) siang.

Direkaulangnya insiden berdarah, yang terjadi di Alalak Tengah, Rabu (6/7/2016) lalu atau tepatnya saat Hari Raya Idulfitri, itu setelah Ibnu (23), satu dari dua pelaku utama tindak penganiayaan, berhasil dibekuk aparat kepolisian.

Ibnu, warga Alalak Selatan Banjarmasin, ditangkap polisi di Kalteng dua pekan lalu. Sementara, rekan Ibnu yang juga terlibat penganiayaan ini, Anshor, hingga saat ini masih diburu polisi.

Saat reka ulang itu, Ibnu mengatakan insiden itu berawal dari cekcok mulut dengan korban, Irwan, pada malam hari raya di simpangan Bundaran Kayutangi, Banjarmasin.

“Hanya cekcok. Tapi aku masih dendam dengan Irwan,” ujar Ibnu.

Esok harinya, usai Zuhur, kata Ibnu, dia berpapasan dengan Irwan di persimpangan Alalak Tengah, Banjarmasin Utara.

“Saat itu saya berboncengan dengan Anshor, sedangkan Irwan dibonceng Rahmani. Saat itu, saya datangi dia (Irwan) dan saya dipukul. Saya melawan sampai mengeluarkan senjata tajam itu," ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, saat mereka berkelahi, Rahmani datang untuk melerai perkelahian. “Saya menusuk Rahmani di bagian dada. Sebelumnya saya sudah melukai Irwan,” ujarnya.

Selain menghadirkan Ibnu, rekonstruksi itu juga mendatangkan empat saksi. Di antaranya, Syamsudin, Ahmad Riduan dan Anjas. Para saksi tak sependapat dengan pengakuan Ibnu.

“Pengakuan Ibnu hanya pembelaan diri dan tak sesuai fakta,” ujar saksi.

Halaman
12
Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help