MetroBanjar/

Penjual Sabu Pilih Terjun ke Sungai Saat Dikejar Polisi

Warga Desa Tanjung Pandan RT 05 Kelurahan Mantuil Banjarmasin ini kedapatan polisi membawa satu paket sabu.

Penjual Sabu Pilih Terjun ke Sungai Saat Dikejar Polisi
Banjarmasin Post Group/M Fadly
Sabu milik Junai yang berhasil ditemukan polisi. 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Lima hari sudah Junaidi alias Junai (36) mendekam di balik jeruji tahanan Mapolsek Banjarmasin Barat.

Warga Desa Tanjung Pandan RT 05 Kelurahan Mantuil Banjarmasin ini kedapatan polisi membawa satu paket sabu.

Penangkapan terhadap Junai ini dilakukan di Jalan Mantuil Raya, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin, Selasa (2/8/2016) sekitar pukul 18.00 Wita.

Sebelum ditangkap, Junai berusaha kabur dengan cara terjun ke sungai kecil. Namun jajaran Buser Polsek Banjarmasin Barat cepat bertindak, sehingga Junai berhasil dibekuk.

Saat digeledah, Junai kedapatan membawa satu paket sabu senilai Rp 250 ribu.

Barang haram itu disimpan Junai di kotak rokok.

Kepada aparat, Junai mengaku dia jual sabu untuk biaya hidup.

Dikonfirmasi, Minggu (7/8/2016), Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Dese Yulianti melalui Kanit Reskrim Ipda Sisworo Zulkarnain membenarkan telah menangkap penjual sabu, Junai.

Dijelaskan dia, penangkapan berawal dari jajaran Polsek Banjarmasin Barat mendapat informasi bahwa pelaku bisa menyediakan narkotika jenis sabu.

"Kemudian kami lakukan penyelidikan di lapangan dan benar adanya," kata Sisworo.

Pihaknya pun melakukan Under Cover Buy (UCB) atau menyamar sebagai pembeli.

“Kami berhasil kontak langsung dengan pelaku. Pelaku ingin menyerahkan sabu, penangkapan pun dilakukan," ujarnya.

Sisworo mengatakan, Junai mencoba kabur dan menceburkan diri ke sungai kecil.

"Namun pelaku tetap bisa kami tangkap. Pelaku kami amankan bersama barang bukti satu paket sabu. Kasus ini masih dalam pengembangan," ujarnya. (ady)

Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help