MetroBanjar/

Info Mitra

Hasbullah Concern Pertahankan Kualitas Produk Sasirangan

Warga Jalan Sungai Jingah RT 14 nomor 3 Kelurahan Surgi Mufti, itu menekuni usaha sasirangan sejak 1995 dengan nama produknya Nida Sasirangan.

Hasbullah Concern Pertahankan Kualitas Produk Sasirangan
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Abdullah pemilik Nida Sasirangan concern mempertahankan kualitas produk kain khas Kalsel Sasirangan. 

METROBANJAR.COM, BANJARMASIN - Kain sasirangan yang merupakan ciri khas Kalimantan Selatan harus dilestarikan. Bahkan Pemko Banjarmasin mewajibkan para PNS dan sekolah memakai kain sasirangan sebagai salah satu seragam harian.

Makanya tak mengherankan kalau usaha produksi kain sasirangan di Kota Banjarmasin terus berkembang.

Salah satu perajin sasirangan yang eksis mengembangkan usaha produksi kain sasirangan adalah Hasbullah.

Warga Jalan Sungai Jingah RT 14 nomor 3 Kelurahan Surgi Mufti, Kota Banjarmasin itu menekuni usaha sasirangan sejak 1995 dengan nama produknya Nida Sasirangan.

Ayah lima anak itu bersama Hairatu istrinya itu memulai usaha dari nol. Awalnya ikut membantu usaha keluarga. Setelah merasa cukup mampu untuk berusaha sendiri, mereka pun mencoba peruntungan dengan membuka usaha sendiri.

Pelan tapi pasti usahanya semakin berkembang. Berbagai motif kain sasirangan produksinya diminati pasar.

Permintaan pasar pun terus mengalir, terutama dari instansi pemerintah untuk seragam para PNS maupun seragam untuk anak sekolah.

Dalam usahanya, Nida Sasirangan tak hanya memproduksi kain sasirangan, tetapi juga berupa pakaian jadi, baik baju pesta, baju anak, mukena motif sasirangan lengkap dengan tas, seragam sasirangan untuk jemaah umrah dan haji lengkap dengan logonya dan pakaian adat lengkap dengan saung kepala.

Dalam memproduksi pakaian jadi, Hasbullah memberdayakan enam anggota keluarga untuk menjahitnya. Untuk pakaian jadi, lebih banyak melayani pesanan.

Penjualan hasil produskinya dilakukan secara partai maupun eceran. Konsumen biasanya datang ke rumah produksinya di Sungai Jingah.

Untuk mendekatkan pemasaran ke konsumen, Nida Sasirangan juga membuka counter di Jalan Seberang Mesjid dekat turunan jembatan Pasar Lama Banjarmasin.

Harga jual kain sasirangan produksi Nida Sasirangan bervariasi, mulai dari Rp 80 ribu sampai Rp 500 ribu, tergantung dari bahan dan ukurannya.

Kualitas produknya tak perlu diragukan lagi, dijamin tidak luntur karena menggunakan bahan dan pewarna yang berkualitas .

Masyarakat yang berminat dengan sasirangan produk Nida Sasirangan dapat datang langsung ke rumah produksinya di Jalan Sungai Jingah RT 14 Nomor 3 sebelah kubah Surgi Mufti atau telepon ke nomor 082148802020 atau 085393852536. (drt)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help