Masmunah Minta Pembunuh Anaknya Dihukum Berat

Masmunah menangis setelah memastikan mayat bocah yang sudah mengeluarkan aroma tak sedap itu adalah putranya, Tafsirul Husna (11).

Masmunah Minta Pembunuh Anaknya Dihukum Berat
metrobanjar

METROBANJAR, PELAIHARI - Masmunah terus menangis dan terpaksa dibaringkan di tempat tidur petugas Kamar Jenazah RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari, Rabu (10/8/2016).

Itu setelah dia diminta polisi memastikan apakah mayat bocah yang sudah mengeluarkan aroma tak sedap itu adalah putranya, Tafsirul Husna (11).

"Astagfirullah... Anakku. Siapa yang membunuhnya. Tak bisa dipercaya para dukun itu memberi harapan. Buktinya anak dibunuh. Hukum pelaku yang membunuh anakku. Aku tidak rela, harus dihukum setimpal," kata Masmunah yang ditemani putrinya, Yusrina.

Sang anak tewas dihabisi Zainal Hakim (18) yang tak lain tetangganya sendiri di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang, Tanahlaut. Penculikan dan pembunuhan terhadap korban dilakukan Zainal sejak 24 Juli 2016 lalu

Zainal, dibekuk petugas di rumahnya di Desa Gunung Raja RT 4 Kecamatan Tambangulang , Selasa (9/8/2016) sekitar pukul 23.15 Wita

Polisi berhasil menangkap Zainal setelah melukan penyelidikan dibantu Reskrim Polda Kalsel.

Setelah diberi pengertian Kapolsek Tambangulang Ipda Supian Noor, tangisan Masmunah mereda. (tar)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help