Ifit Digerebek Saat Merekap Togel

Fitriansyah alias Ifit (36) mditangkap polisi di rumah, di Gang III Pembatuan, Jalan Kenanga, Kelurahan Landasanulin Timur, Kecamatan Landasa

Ifit Digerebek Saat Merekap Togel
Banjarmasin Post Group/Nia Kurniawan
JUDI TOGEL - Ifit, bandar judi togel beda jaringan digulung polisi. 

METROBANJAR.CO, BANJARBARU - Jajaran Buser Polres Banjarbaru menangkap empat bandar judi togel online yang beroperasi di wilayah hukumnya. Saat dibekuk mereka tengah asyik merekap.

Empat bandar judi itu diringkus polisi di tempat berbeda. Fitriansyah alias Ifit (36) misalnya, ditangkap polisi di rumah, di Gang III Pembatuan, Jalan Kenanga, Kelurahan Landasanulin Timur, Kecamatan Landasanulin.

Informasi didapat, Rabu (10/8/2016) sekitar pukul 17.30 Wita, polisi bergerak ke rumah Ifit. Saat bersamaan Ifit tengah berada di rumah sambil menunggu pelanggannya.

Ifit sangat keget begitu melihat polisi datang ke rumahnya. Apalagi saat itu dia tengah sibuk merekap judi togel. Saat diamankan, Ifit tidak memberikan perlawanan sama sekali.

Di rumah Ifit polisi berhasil menemukan sejumlah uang, yang diduga kuat hasil dari kejahatannya itu. Uang tunai senilai Rp 1.067.000 tersebut tersusun rapi pada lipatan-lipatan lembaran kertas rekap.

Selain mengamankan uang, polisi juga menyitas sejumlah kertas rekapan atau catatan pemesanan judi togel dan telepon genggam milik Ifit. Di Hp itu pun polisi menemukan pesang singkat atau SMS tebakan angka togel.

Kepada polisi, Ifit mengaku baru tiga bulan menjalani profesi ini. “Kalau sehari-harinya saya bekerja sebagai buruh kasar. Tapi belakangan ini lagi sepi,” ujarnya.

Sebelumnya, Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 20.30 Wita, polisi juga menggerebek dan membekuk tiga tersangka judi togel online. Tiga tersangka ini tidak satu jaringan dengan Ifit.

Mereka adalah Sukadi (61) warga Karang Rejo RT 5 Guntung Manggis, Eko Purnomo (49) warga Jalan Abadi 2 Guntung Manggis dan Imam Bukhori (37) warga Jalan Almunir Kelurahan Kemuning. Ketiga tersangka ini diamankan di tempat terpisah di wilayah Kota Banjarbaru.

Dari ketiga orang itu, polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya dua unit Hp yang didalamnya terdapat SMS pesanan angka togel, satu unit Hp berisikan SMS pengiriman angka togel, satu unit Hp yang digunakan untuk mengirim angka-angka tebakan togel ke akun judi (online).

Polisi juga mengamankan uang, satu buku tabungan BCA, satu Kartu ATM BCA, satu unit laptop. Khusus uang, jumlah lebih besar dari Ifit, yakni senilai Rp 16.400.000.

Tiga orang tersangka ini punya peranan beda. Sukadi berperan menyiapkan rekening, Eko bertugas mencari calon pelanggan di Banjarbaru dan Imam sebagai bandar.

Kasatreskrim Polres Banjarbaru AKP Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Jatanras Ipda Made Teddy Satria, membenarkan penangkapan terhadap para bandar judi togel di wilayah hukumnya.

“Untuk tersangka Ifit, pelanggannya ada beberapa jenis. Ada pembeli togel secara langsung dan pembeli melalui SMS,” ujarnya, seraya menambahkan Ifit beda jaringan dengan Imam cs.

Teddy mengatakan, judi togel pakai SMS. “Tidak mudah mengunkap jaringan judi togel. Karena mereka sudah dilakukan dengan SMS atau online. Jadi perlu peranan masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya. (kur)

Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help