Polisi Tembak Dua Kaki Pengganjal mesin ATM

Tersangka pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi ini mau melarikan diri saat akan ditangkap.

Polisi Tembak Dua Kaki Pengganjal mesin ATM
Banjarmasin Post Group/Abdul Ghanie
PAPAH - Dua anggota Satreskrim Polres Banjar memapah Satria menuju salah satu mesin ATM di Jalan A Yani Km 39 Martapura. 

METROBANJAR.CO, MARTAPURA - Mengenakan kaus abu-abu dan celana belang, Satria tertatih-tatih berjalan menuju sebuah mobil yang terparkir di halaman Mapolres Banjar, Sabtu (13/8/2016) siang. Untuk mempercepat berjalannya, dua orang polisi terpaksa memapah Satria.

“Aduh,” keluh Satria. Rupanya, dua luka tembak di kaki kiri dan kanannya masih menyisakan rasa sakit. Luka itu merupakan ‘hadiah’ dari polisi.

Pasalnya, tersangka pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi ini mau melarikan diri saat akan ditangkap.

Keluhan sakit itu tidak digubris polisi. Anggota Satreskrim Polres Banjar tidak mengurungkan niat membawa Satria ke mobil dan kemudian membawanya ke sebuah mesin ATM Bank Mandiri di Jalan A Yani Km 39 Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Di ATM inilah Satria melakukan aksi kejahatannya. Dengan caranya mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi, Satria berhasil menguras uang milik seorang nasabah Bank Mandiri.

Sukses melancarkan aksi tindak kejahatannya, Satria kembali berulah di Citra Graha Banjarbaru dan Gambut Kabupaten Banjar, Kamis (11/8/2016).

Namun siapa kira, aksi itu rupanya menjadi akhir perbuatan tindak pidananya. Warga Gang Lambau, Kecamatan Metro, Kabupaten Lampung Tengah, ini ditembak oleh tim gabungan Timsus Polres Banjar, Satreskrim Polres Banjarbaru, Polresta Banjarmasin dan Resmob Polda Kalsel lantaran mau melarikan diri.

Sebelumnya, Satria bersama rekannya, Wahyu Iskandar (32), diringkus tim gabungan di Hotel Rodhita Banjarmasin.

“Satria dihadiahi dua butir timah panas di dua belah kakinya, lantaran mau melarikan diri ketika dilakukan penangkapan,” kata Kapolres Banjar, AKBP Kukuh Prabowo melalui Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Budi Prasetyo.

Budi mengatakan, Wahyu dan Satria saat ini diamankan di dua tempat terpisah. “Satria diamankan di Mapolres Banjar. Sedangkan Wahyu diamankan di Mapolresta Banjarmasin guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar Budi.

Dengan tertangkapnya Satria dan Wahyu ini, Budi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Banjar yang merasa menjadi korbannya agar melaporkan diri ke Mapolres Banjar.

"Di wilayah hukum Polres Banjar, pelaku melancarkan aksinya sebanyak empat kali, yakni di ATM Martapura dan Gambut Kabupaten Banjar. Pelaku juga pernah melancarkan aksinya di Banjarbaru dan Banjarmasin," ujar Budi.

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Kombes M Khozin, Jumat (12/8) malam, mengatakan
Satria dan Wahyu sudah sangat mahir melakukan aksinya. "Melihat aksinya dan cara kerjanya diduga kedua tersangka ini memang spesialis di bidang ini," ujarnya.

Khozin mengatakan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus tusuk gigi yang digunakan untuk mengganjal ATM, satu gergaji besi yang sudah dimodifikasi, satu spidol warna hitam, 12 kartu ATM berbagai jenis, empat buah HP. (gha/dwi)

Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved