MetroBanjar/

Aulia Gelar Aksi Kertas Amal di Banjarbaru

Kesibukan itu terkait dengan persiapannya bertarung di Grandfinal Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Ekoregion Kalimantan di Balikpapan, Kalimantan Timur

Aulia Gelar Aksi Kertas Amal di Banjarbaru
Istimewa
Aulia Gurina Zuz 

METROBANJAR.CO - Sibuk. Itulah yang terlihat pada diri peraih juara pertama Duta Lingkungan Hidup Kalsel, Aulia Gusrina Zuz.

Kesibukan itu terkait dengan persiapannya bertarung di Grandfinal Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Ekoregion Kalimantan di Balikpapan, Kalimantan Timur, 13-15 Oktober 2016.

"Agendanya nanti berupa presentasi program kerja dan malam grandfinal," kata Aulia, Kamis (1/9/2016).

Sebelum mengikuti grandfinal, perempuan kelahiran Sampit, Kalteng, 3 Agustus 1994 ini melakukan persiapan meliputi pelaksanaan program kerja yaitu Kemal (kertas amal) yang akan dilaksanakan 4-7 September di lapangan Van Der Pielj, Banjarbaru.

"Ini kegiatan dimana masyarakat bisa mendonasikan kertas apa saja kepada kami, kertas tersebut ditukarkan dengan reusable bag," ujarnya.

Ditambahkan mahasiswi semester akhir Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (UML) ini, tidak ada batasan untuk donasi.

“Seberapapun akan kami terimanya. Kami tetap memberikan reusable bag. Kemal bertujuan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi pembakaran sampah oleh masyarakat," ujarnya.

Selain itu, dengan pembagian reusable bag diharapkan penggunaan plastik belanja berkurang.

“Kami juga menyosialisasi, praktik pembuatan biopori dan green learning di sekolah-sekolah yang belum meraih Adiwiyata di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Lubang resapan biopori itu adalah lubang buatan rekayasa manusia yang multifungsi.

“Fungsinya bisa untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas tanah dan air tanah, selain itu juga bisa untuk membuat kompos," ujarnya.

Selain praktik, Aulia, Kamis (1/9/2016), juga menjadi salah satu pemateri pada sosialisasi yang diadakan BLHD Kalimantan Selatan.

"Saya membawakan materi Bank Sampah Sekolah di acara Sosialisasi Persampahan dan pesiapan verifikasi lapangan Adiwiyata Nasional," ucapnya.

Peserta sosialisasi ada lebih dari 50 sekolah Adiwitara Provinsi yang siap menuju Adiwiyata Nasional.

"Juara itu cuma sekadar angka, yang penting aksi nyata untuk kelestarian lingkungan dan kelangsungan hidup generasi yang akan datang," pungkasnya. (ful)

Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help