Soal Kanalisasi, Ini Penjelasan Kapolresta Banjarmasin

Setelah beberapa tahapan kanalisasi Jalan A Yani Banjarmasin sudah dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Banjarmasin dalam program kegiatan lajur

Soal Kanalisasi, Ini Penjelasan Kapolresta Banjarmasin
m fadly setia rahman
Setelah beberapa tahapan kanalisasi Jalan Ahmad Yani Banjarmasin sudah dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Banjarmasin dalam program kegiatan lajur khusus kendaraan roda dua. 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Minggu ke empat Bulan Agustus lalu, jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin mulai melakukan peneguran dan penindakan kepada pengendara sepeda motor yang tak patuh kanalisasi.

Setelah beberapa tahapan kanalisasi Jalan A Yani Banjarmasin sudah dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Banjarmasin dalam program kegiatan lajur khusus kendaraan roda dua.

Dari juni sampai dengan 18 Juli, sosialisasi lajur khusus kendaraan melalui media elektronik dan cetak. Dari 18 juli ke 18 agustus sosialisi serta turun ke jalur dengan penjagaan serta peneguran.

Hingga dilaksanakan penindakan bagi kendaraan roda dua yang keluar dari lajur lambat atau lajur kanalisasi saat jam pemberlakuan.

Terkait ini, pihak Satlantas Polresta Banjarmasin berharap masyarakat tertib akan pemberlakuan kanalisasi. ‎

"Perlu diketahui juga, pemberlakuan kanalisasi sejak pukul 07.00 - 09.00 wita lalu, pukul 16.00 - 18.00 wita, jika dulu dari pagi sampai sore, sekarang diberlakukan untuk pagi dan sore," jelas Kasatlantas Polresta Banjarmasin Kompol Tuschad Cipta Herdani beberapa waktu lalu.

Sementara, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Wahyono, juga berharap masyarakat bisa beradaptasi dengan kanalisasi.

Karena disebutkannya hal itu dimaksudkan untuk kebaikan pengendara motor dan budaya tertib berlalu lintas.

"Kanalisasi itu bukan mengecilkan pengendara roda dua, tapi untuk melindungi," kata Kombes Pol Wahyono.

Kanalisasi yang dimaksud yakni, adanya pembagian lajur kendaraan dimana nantinya sepeda motor akan berada di lajur kiri. Ini sebagaimana yang diatur ‎UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 108.

Isi UU tersebut tak lain yakni dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri.

Sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya rendah, berada pada lajur kiri jalan. Sesuai amanat UU tersebut maka Satlantas Polresta Banjarmasin membuat lajur khusus kendaraan roda dua.

"Tak lain dan tak bukan tujuan kanalisasi ini untuk melindungi pengendara roda dua dari bahaya kecelakaan yang fatal di samping mengurangi kemacetan," ungkap Kapolresta Banjarmasin.

Setelah berkoordinasi dengan Balai LLAJR di Palangkaraya, pihaknya minta jalur khusus kendaraan dibuatkan dan akhirnya dipenuhi sesuai PP Nomor 34 Tahun 2014. Kini pihak kepolisian terus menggalakkan pemberlakuan di tengah lika-liku yang ada dan terjadi saat ini.

Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help