Bos Nasi Goreng Ditikam 8 Kali Akibat Ber-SMS-an dengan Perempuan Bersuami

Hati-hati mengirim pesan singkat kepada perempuan yang sudah beristri. Kalau lagi apes, bisa dilarikan ke rumah sakit.

Bos Nasi Goreng Ditikam 8 Kali Akibat Ber-SMS-an dengan Perempuan Bersuami
shutterstock
ilustrasi 

METROBANJAR.CO, MARTAPURA - Wahyudin alias Wahyu membabi-buta menikam Yajid Khoiri. Sedikitnya ada delapan mata luka di tubuh bos nasi goreng ini.

Motifnya, Wahyu cemburu dan marah kepada Yajid, yang sering ber-SMS-an dengan istrinya.

Hati-hati mengirim pesan singkat kepada perempuan yang sudah beristri. Kalau lagi apes, bisa dilarikan ke rumah sakit.

Setidaknya kejadian ini dialami Yajid, yang sehari-harinya berjualan nasi goreng di perempatan Kompleks Kebun Serai Indrasari, Martapura.

Dalam menjalankan usahanya, Yajid mempunyai seorang anak buah perempuan, yakni istri Wahyu.

Mungkin karena sudah kenal dan dekat, Yajid pun sering mengirim SMS kepada istri Wahyu. Begitu pula sebaliknya, istri Wahyu sering membalas setiap SMS yang dikirim Yajid.

Seringnya ber-SMS-an ini tercium Wahyu. Sabtu (3/9/2016) siang, karena sudah tak bisa lagi menahan kecurigaannya, Wahyu membuka SMS yang masuk ke ponsel istrinya.

Darah Wahyu langsung mendidih. SMS antara istrinya dengan Yajid berisi percakapan yang tak ‘lazim’.

"Isinya kada mengaruan. Seperti, diterapikah, ke sini pang. Terus, ulun belum mandi jer. Biar aja bau, tapi nyaman," kata Wahyu, saat ditemui di Mapolsek Martapura Kota, Minggu (4/9/2016) pagi.

Usai membaca SMS itu, Wahyu pergi ke perempatan Kompleks Kebun Serai Indrasari atau tempat biasanya Yajid mangkal bersama gerobak nasi gorengnya.

Halaman
12
Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help