MetroBanjar/

Dua Rumah di Gusunge Tanahbumbu Jadi Arang

Akibat kebakaran yang terjadi di Desa Gusunge Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu itu, dua buah rumah rata dengan tanah dan sudah menjadi arang

Dua Rumah di Gusunge Tanahbumbu Jadi Arang
metrobanjar.com/man hidayat
Kebakaran di Desa Gusunge Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Si jago merah tiba-tiba mengamuk di Desa Gusunge, Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu, tepatnya di Jalan Pangeran Antasari, Selasa (6/9/2016) sekitar pukul 18.00 Wita.

Pemadam kebakaran dari berbagai armada turut berupaya memadamkan api. Begitu juga dengan warga yang turut menjinakkan api dengan peralatan seadanya. Api dengan cepat mengamuk di salah satu rumah yang terbuat dari kayu.

Menurut warga, api sangat sulit dijinakkan. Selain kencangnya hembusan angin, juga kebanyakan rumah terbuat dari kayu.

"Pemadam kebakaran harus kerja keras untuk memadamkan apinya. Beruntung, api tidak sampai menjalar kemana-mana,"ucap salah warga, Imul.

Akibat kebakaran yang terjadi di Desa Gusunge Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu itu, dua buah rumah rata dengan tanah dan sudah menjadi arang.

Kanit reskrim Polsek Kusan Hilir, Bripka Zulhan, membenarkan, persitiwa kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran diduga merupakan arus pendek atau korsleting listrik sehingga api cepat membesar dan menghabiskan bangunan yang terbuat dari kayu itu.

Dikatakannya, ada tiga unit rumah yang terbakar. Dua di antaranya ludes dimakan api dan satu rumah lagi terkena atapnya. Rumah itu milik Saniah, Jumrih dan Zainal.

"Diduga karena korsleting. Awalnya api muncul dari rumah Ibu Saniah. Saat itu anaknya sempat melihat api dari dalam kamar dan langsung menyala, setelah itu membesar dan merembet ke rumah Pak Jumrih, selanjutnya mengenai atap rumah pak Zainal," kata Zulhan.

Namun dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa. Dari peristiwa tersebut, mengalami kerugian materil ratusan juta.

"Awalnya api muncul dari rumah Ibu Saniah. Saat itu anaknya sempat melihat api dari dalam kamar dan langsung menyala, setelah itu membesar dan merembet ke rumah Pak Jumrih, selanjutnya mengenai atap rumah pak Zainal," kata Zulhan. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help