MetroBanjar/

Berita Cetak

Pemilik Warung Jablai Diserang Pakai Gunting

Dalam aksi curas itu, salah seorang pelaku melukai tangan kanan pemilik warung, Ririn (25), pakai gunting.

Pemilik Warung Jablai Diserang Pakai Gunting
Bpost Group/Jumadi
Diansyah (35), tersangka curas ditangkap di tempat persembunyiannya, Kamis (8/12/2016) dinihari sekitar pukul 00.15 Wib. Usai ditangkap, tersangka berusaha kabur, sehingga polisi mendor kaki kanan dengan satu tembakan. 

METROBANJAR.CO, KUALAKAPUAS - Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di warung jablai, Diansyah (35), ditembak jajaran Resmob Polres Kapuas. Pasalnya, dia berusaha melarikan diri saat diminta polisi menunjukkan rumah pelaku lainnya, Asmuni (40), Kamis (8/12) dinihari.

Sebelum didor polisi, Senin (28/11) lalu sekitar pukul 04.00 WIB, Diansyah bersama Asmuni melakukan aksi curas di sebuah warung jablai di Jalan Trans Kalimantan, Sei Beras Kecamatan Selat Kota Kualakapuas.

Dalam aksi curas itu, salah seorang pelaku melukai tangan kanan pemilik warung, Ririn (25), pakai gunting. Penikaman itu dilakukan pelaku, setelah korban berteriak-teriak minta tolong.

Tak hanya melukai pemilik warung, dua pelaku juga mengambil paksa satu unit handphone merek Samsung, uang tunai dan beberapa bungkus rokok. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kabur.

Kasus curas ini ditangani Resmob Polres Kapuas. Setelah menerima laporan dari korban, mereka memburu pelakunya. Kamis (8/12) sekitar pukul 00.15 WIB, polisi mendapat informasi seorang pelaku, Diansyah, berada di pondok milik masyarakat di Handel Miwan Ray 10, Desa Terusan Raya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas. Tanpa mendapat kesulitan lelaki kecil berbadan kekar itu ditangkap di tempat persembunyiannya.

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang, melalui Kasat Reskrim AKP Wiwin JS, Kamis (8/12), mengatakan pelaku curas dua orang. Yang melukai korban pakai gunting adalah Diansyah.

“Diansyah mengaku menikam korban pakai gunting yang ada di warung itu. Tikaman itu mengenai tangan kanan korban hingga mengalami luka memanjang. Penikaman dilakukan Diansyah karena pemilik warung, Ririn, berteriak minta tolong,” ujar Wiwin, Kamis (8/12).

Setelah melukai korbannya, kata Wiwin, pelaku mengambil satu handphone merek Samsung, uang tunai dan beberapa bungkus rokok.

“Yang mengambil barang milik korban teman Diansyah, bernama Asmuni. Warga Sei Asam ini mengambil handphone, uang tunai dan beberapa bungkus rokok,” ujar Wiwin.

Usai diinterogasi, polisi minta kepada Diansyah untuk menunjukkan tempat tinggal Asmuni. Saat itulah polisi terpaksa menembak kaki kiri Diansyah, karena dia berusaha melarikan diri.

“Hingga saat ini Asmuni masih kami cari,” ujar Wiwin. (jd)

Penulis: Jumadi
Editor: BPost Online
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help