MetroBanjar/

Bocah Geby Tewas Tanpa Celana, Diduga Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Parit

Gabriella Fortuna Chriesteas (10), warga Gang Takam RT30 RWIII, Kelurahan Buntok Kota, Kabupaten Barito Selatan, ditemukan tewas tanpa celana di drain

Bocah Geby Tewas Tanpa Celana, Diduga Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Parit
metro banjar/istimewa
JENAZAH Geby ditemukan di drainase, yang jaraknya sekitar 30 meter dari rumah orangtuanya, Selasa (13/12). 

PALANGKARAYA - Gabriella Fortuna Chriesteas (10), warga Gang Takam RT30 RWIII, Kelurahan Buntok Kota, Kabupaten Barito Selatan, ditemukan tewas tanpa celana di drainase, Selasa (13/12/2016). Diduga, siswi kelas V SD di Buntok ini korban pembunuhan.

Sebelum ditemukan tewas, Geby –panggilan akrabnya– minta izin bermain ke rumah teman, Jumat (9/12). Karena tempat main tidak jauh dari rumah, orangtua Geby mengizinkannya.

Geby meninggalkan rumah menggunakan baju putih lengan panjang, celana pendek dan memakai sandal merah. Setelah minta izin itu, Geby hilang bak ditelan bumi. Orangtua dan keluarga sudah berupaya mencari, tapi Geby tetap tidak ditemukan.

Gaby
Gaby (istimewa)

Karena hilangnya Geby sudah lebih dari 2x24 jam, orangtua Geby akhirnya melapor ke Polsek Dusun Selatan, Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Laporan ini ditindaklanjuti Kapolres Barsel Ajun Komisaris Besar Yussak Angga dengan membentuk tim pencarian orang hilang, yang terdiri atas anggota Polsek Dusun Selatan, Polres Barito Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan.

Setelah lima hari dilakukan pencarian, tim pencari orang hilang berhasil menemukan Geby dalam keadaan tidak bernyawa di saluran drainase, yang jaraknya sekitar 30 meter dari rumah orangtua Geby, Selasa (13/12) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat ditemukan korban sudah membusuk dan hanya mengenakan baju. Sedangkan celana sudah tidak ada lagi.

Yussak mengatakan, korban ditemukan anggota Polri bernama Bripka Nopi Juniansyah (37), warga Jalan Merdekaraya No 7 RT 8 Kelurahan Buntok Kota. "Saat itu, anggota kami melakukan pencarian ke drainase sekitar rumah korban. Tanpa sengaja anggota kami melihat sesosok tubuh yang membusuk di drainase, sekitar 30 meter dari rumah korban," ujarnya.

Informasi berkembang, Geby diduga korban pembunuhan. Terkait hal ini, Yussak belum bisa memastikannya. "Malam ini, ahli forensik dari Palangkaraya baru tiba di Buntok. Kami menunggu hasil autopsi dari dokter ahli tersebut untuk menyimpulkan penyebab kematian korban,” ujarnya.

Menurut Yussak, orangtua Geby sendiri sudah meyakini kalau mayat yang ditemukan itu adalah itu anaknya. "Penyidik kami sudah memeriksa lima saksi, tapi kami belum bisa menentukan kasus ini pembunuhan atau bukan,” ujarnya. (tur)

Penulis: Fathurahman
Editor: Ernawati
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help