10 Pencuri Batu Bara Diamankan Polair Polda Kalsel

Sepuluh orang pencuri batu bara di atas tongkang diamankan Polair Polda Kalimantan Selatan, Sabtu (17/12) malam.

10 Pencuri Batu Bara Diamankan Polair Polda Kalsel
BPost Group/istimewa
Sepuluh orang pencuri batu bara di tongkang Bengku diamankan Polair Polda Kalsel, Sabtu (17/12) malam. 

METROBANJAR.CO, BANJARMASIN - Sepuluh orang pencuri batu bara di atas tongkang diamankan Polair Polda Kalimantan Selatan, Sabtu (17/12) malam. Mereka diringkus saat beraksi di tongkang Bengku, yang membawa batu bara milik PT Adaro.

Informasi diperoleh, Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 Wita, tongkang Bengku yang ditarik TB MBP 3205 sedang berlayar di sekitar perairan muara Banjar, Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar.

Di waktu bersamaan, sepuluh orang laki-laki, yang menaiki sebuah kelotok, mengikuti tongkang tersebut. Setelah kelotok menempel di tongkang, para lelaki naik ke tongkang. Kemudian mereka menyekop batu bara dan membuatkan ke dalam karung.

Kapal KP Martapura/XIII- 3002 yang tengah berpatroli melihat kejadian itu. Anggota Patroli Ditpolair tersebut langsung bergerak dan melakukan penangkapan.

“Ya, kami baru saja menangkap sepuluh orang pelaku pencurian batu bara karungan,” kata Direktur Polair Polda Kalimantan Selatan Kombes Gatot Wahyudi, Minggu (18/12) siang.

Gatot mengatakan, pencuri ini kepergok KP Martapura/XIII- 3002, yang tengah melakukan giat patroli, saat melakukan pencurian di atas tongkang Bengku yang ditarik TB MBP 3205. Mereka yang adalah Suriani (31) yang merupakan Juragan, Jasman (42), Hadi (35), Syahri (18), Supian (25), Hamdan (30), Acut (24), Wahyu (31) Icas (27) dan Ili (40).

”Semuanya warga Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Batola,” ujarnya.

Bagaimana modus para pelaku? Gatot mengungkapkan pelaku dengan mengunakan satu unit kelotok merapat ke tongkang Bengku, yang sedang berlayar. Kemudian kelotok ditambatkan ke lambung kiri tongkang.

"Sebanyak sembilan orang naik ke atas tongkang, sedangkan seorang menunggu di atas kelotok,” ujarnya.

Pelaku, kata Gatot, mengambil batu bara di tongkang dengan cara memasukkan batu bara ke dalam karung plastik yang telah disiapkan. Karung yang sudah berisi batu bara dilempar ke dalam kelotok. “Batu bara tersebut milik perusahaan PT Adaro Indonesia,” ujarnya.

Gatot mengatakan, barang bukti yang diamankan yakni satu buah kelotok, tiga buah sekop, 150 karung berisi batu bara, 100 karung kosong, dan satu unit mesin penyedot air.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: BPost Online
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help