Sekda Galau Dana Desa Belum Cair

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hingga kemarin masih terus berupaya agar pencairan bisa dilaksanakan tahun ini juga.

Sekda Galau Dana Desa Belum Cair
Dok
Salah satu contoh pembangunan jalan yang menggunakan dana desa di Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur. 

METROBANJAR.CO, MARTAPURA – Jelang akhir 2016, masih belum juga ada tanda-tanda dana desa (DD) di Kabupaten Banjar dicairkan.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hingga kemarin masih terus berupaya agar pencairan bisa dilaksanakan tahun ini juga.

Total pagu dana desa untuk Kabupaten Banjar sebesar Rp164.329.907.000. Masih tersisa Rp 65.731.962.800 yang belum dikucurkan ke kas daerah. Jika dalam sepekan ke depan tidak juga cair, kemungkinan besar dana tersebut tertunda dan cairnya kemungkinan 2017.

Dewan telah meminta Bupati KH Khalilurahman memanggil SKP terkait untuk bergerak cepat mencari solusi, agar sisa dana desa tahap II sekitar Rp 65,7 miliar itu cair dan disalurkan ke desa-desa.

Ketua Komisi I DPRD Banjar, Mulkan, kaget dana desa tahap II belum juga cair. Karena ini sudah di penghujung tahun, pihaknya akan meminta pemkab. Menurutnya, Bupati harus bertindak cepat memanggil Sekda, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) serta BPKAD. Tujuannya, mendorong mereka memperjuangkan proses pencairan di pemerintah pusat.

“Ini sudah di akhir tahun, Bupati harus memanggil Sekda, BPMPD dan juga BPKAD, kok dananya belum dikucurkan. Harus cepat dicari penyebabnya apa sehingga dananya tidak cair,” lontarnya.

Mulkan pun menyayangkan jika sisa dana 40 persen dana desa tidak bisa dikucurkan. Bila itu terjadi akan banyak sekali berimbas terhadap program pembangunan di desa-desa.

“Sangat besar imbasnya bila dana desa ini sampai tidak cair. Harus terus dikawal agar dananya bisa segera dikucurkan,” tekan dia.

Kepala DPKAD Banjar, Iberahim G Intan, membenarkan dana dari pemerintah pusat masih belum dikucurkan ke kas Kabupaten Banjar. Padahal sudah disampaikan laporan lengkap sebagai syarat pengucuran tahap ke II.

Hanya, setahunya, Dirjen Perimbangan Keuangan memang belum mengucurkan dananya. Kalau total pagu dana desa untuk Kabupaten Banjar sebesar Rp164.329.907.000. Dana yang telah dikucurkan tahap I Rp 98.597.944.200.  Tersisa Rp 65.731.962.800 yang belum dikucurkan.

Saat ini BPKAD, sela dia, masih terus mengupayakan pencairan dananya. Masih terus berkomunikasi dengan pejabat di Kemenkeu. Meski begitu, tetap optimistis sisa dana desa sekitar Rp 65,7 miliar akan dikucurkan Desember ini juga.

“Mudah-mudahan pekan depan dananya bisa dicairkan. Kami masih terus komunikasi dengan Kemenkeu,” tandasnya.

Sedangkan Sekda Banjar Nasrunsyah ternyata merasa galau. Perkiraan sebelumnya, cair sekitar pada 15 Desember tadi. Kini dengan sisa waktu yang ada, kalaupun dikucurkan dananya, terbilang sangat mepet bagi aparat desa untuk menggunakannya sebagai biaya pembangunan. ”Kecuali hanya untuk membeli bahan-bahan bangunan yang diperlukan, sehingga bisa terserap semua. Kalaupun tidak terserap dan menjadi silpa, juga tidak begitu besar,” tutupnya. (wid)

Editor: BPost Online
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help