Pecatan Polisi Jadi Tersangka Polisi Gadungan

Resmob Polda Metro Jaya membekuk 6 polisi gadungan yang mengaku reserse Polda Metro Jaya

Pecatan Polisi Jadi Tersangka Polisi Gadungan
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Polisi gadungan diamankan 

METROBANJAR.CO, JAKARTA -- Resmob Polda Metro Jaya membekuk 6 polisi gadungan yang mengaku reserse Polda Metro Jaya dan memeras korban bernama Kelvin Santoso hingga Rp 100 juta.

Keenam tersangka tersebut yakni Christ Persulessy, Edi Setiono, Bambang Riwayadi, Marhadi, Irvan Dadi, Bayu Rizal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan seorang tersangka bernama Edi Setiono atau ES merupakan mantan anggota Polri yang diberhentikan dengan tidak hormat pada tahun 2003 silam.

"ES ini diberhentikan tidak hormat karena terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan telah dihukum selama 11 bulan penjara di Rutan Salemba," kata Rikwanto, Rabu (19/2/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Dalam aksinya melakukan pemerasan sebagai anggota polisi gadungan, Edi berperan mengaku sebagai polisi aktif dan menjaga korban di kamar hotel serta mengambil uang hasil perasan dari ATM.

Rikwanto menambahkan, Edi dan tersangka lainnya ditangkap pada 26 Januari 2014 di beberapa daerah berbeda. Untuk Edi ditangkap di daerah Kota, Jakarta Barat.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Resmob Polda Metro Jaya membekuk 6 polisi gadungan yang mengaku reserse Polda Metro Jaya dan melakukan pemerasan terhadap korbannya bernama Kelvin Santoso hingga Rp 100 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (7/12/2013) di Mangga Besar, Jakarta Barat usai korbannya keluar dari sebuah tempat hiburan.

"Mereka melengkapi siri dengan satu bendel surat perintah palsu seolah mirip. Kelompok ini berhasil memeras dan memperdaya korbannya (Kevin) yang baru keluar dari tempat hiburan di Mangga Besar dan dituduh sebagai pemakai dan pengedar narkoba," ungkap Rikwanto.

Dijelaskan Rikwanto, korbannya lebih dulu diintai lalu dilakukan penyergapan dan dibawa ke sebuah kamar yang disewa para pelaku. Lalu pelaku memeras korban dan meminta uang Rp 50 juta dari keluarga tersangka. Dan ditranfer lagi Rp 50 juta, sehingga totalnya Rp 100 juta.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya keenam pelaku yakni Christ Persulessy, Edi Setiono, Bambang Riwayadi, Marhadi, Irvan Dadi, Bayu Rizal ditahan di Polda Metro dan disangkakan Pasal 368 KUHP dan Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang dan pemerasan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Serta anggota di lapangan, masih melakukan perburuan pada dua DPO yakni Sularno yang merupakan otak pelaku serta Black.

Selain menangkap para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni satu unit Izusu Panther bernopol B 8466 PG, satu korek api berbentuk revolver, satu borgol, satu bundel surat perintah tugas kepolisian, dan 6 unit HP.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved