Mantan Rasul Palsu Bakal Dididik Jadi Ulama

Cecep Solihin (42), warga Jalan Cinta Asih, Kota Bandung, yang beberapa waktu lalu diamankan polisi karena mengaku sebagai rasul

Mantan Rasul Palsu Bakal Dididik Jadi Ulama
metrobanjar.co
Rumah Cecep Solihin yang mengaku nabi palsu digerebek polisi bersama warga beberapa hari lalu. 

METROBANJARCO.ID - Cecep Solihin (42), warga Jalan Cinta Asih, Kota Bandung, yang beberapa waktu lalu diamankan polisi karena mengaku sebagai rasul, mulai mendapatkan pembinaan keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung.

Menurut Sekertaris III MUI Kota Bandung, Budi Saefudin, ini adalah tindak lanjut dari kesepakatan yang mereka buat, tak lama setelah Cecep diamankan polisi. Saat itu, Cecep menyatakan khilaf. Ia bertobat dan siap menerima pembinaan dari MUI.

Budi mengatakan, program pembinaan ini akan mereka lakukan setiap minggu selama satu tahun. Pembinaan tersebut dilakukan MUI di rumah Cecep.

"Sesuai keinginannya, jadi kami ikuti saja. Kebetulan rumah Cecep cukup besar, jadi bisa menampung seluruh anggota jemaat Cecep yang jumlahnya 50 orang," ujar Budi di kediaman Cecep, Senin (7/4/2014).

Untuk tim pembina, MUI akan bekerja sama dengan Kementrian Agama, DKM setempat, dan tokoh masyarakat.

"Tokoh masyarakat setempat kami ajak karena merekalah yang lebih mengetahui mana yang dibutuhkan oleh Cecep sebagai warga sini," ujarnya.

Cecep mengaku bersyukur karena MUI mau melakukan pembinaan baik kepadanya, kepada keluarganya, serta pengikut-pengikutnya.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini sangat berguna bagi saya dan keluarga saya. Kami bisa mendapatkan wawasan lebih lagi mengenai ilmu agama Islam yang benar," ujar Cecep.

Cecep mengaku, penggerebekan yang dilakukan polisi karena ia dan pengikutnya diduga mengamalkan ajaran sesat, membawa hikmah tersendiri bagi dia dan keluarganya.

"Saya jadi tahu mana yang benar dan salah. Ternyata yang saya lakukan selama ini itu salah, dan saya mengakui hal itu. Makanya saya bertobat dan kembali ke jalan kebenaran," ujarnya.

Budi berharap Cecep dan jemaatnya dapat kembali pada kehidupan yang lebih baik di jalan yang benar. Ia bahkan bertekad untuk menjadikan Cecep seorang ulama yang bisa menyiarkan ilmu agama kepada masyarakat secara luas.

"Cecep itu punya gairah dan semangat untuk mencari kebenaran. Nanti, kalau sudah satu tahun dapat pembinaan dari MUI, ia akan kami ajak sosialisasi ke masyarakat, berceramah di mesjid-mesjid. Karena itu mulai dari sekarang ia akan kami bekali dahulu dengan ilmu- ilmu agama. Pengikut dia juga cukup banyak. Daripada mengaku jadi rasul, lebih baik menjadi ulama atau ustad," ujarnya.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved