Menuai Hasil di Papua

Angkat Besi Kalsel diprediksikan mampu menuai hasil di PON XX di Papua, tahun 2020 mendatang.

Menuai Hasil  di Papua
banjarmasinpost.co.id

METRO BANJAR.COM - Lifter masa depan Kalsel yang dibina Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Angkat Besi Kalsel diprediksikan mampu menuai hasil di PON XX di Papua, tahun 2020 mendatang.

Pelatih angkat besi Kalsel, Mujianto mengatakan saat ini ada 14 lifter putri yang dibina dan empat atlet putra.

Menurut  Mujianto, Dessy dan kawan-kawan masih belum mampu berbicara banyak, meraih medali di PON XIX tahun 2016.

"Kita hanya menargetkan meloloskan sebanyak lifter di PON Bandung. Tujuan untuk menimba pengalaman saja dan cukup sulit bersaing dengan lifter Lampung, Jawa Barat dan Jakarta yang sudah lama latihan," jelasnya.

Menurut lifter Kalsel yang menyumbangkan medali perunggu di PON ini, atlet binaan baru bisa berbicara meraih medali di PON XX di Papua, tahun 2020 mendatang.

"Lifter yang kita bina di PPLP Angkat Besi ini usianya dari 12 tahun sampai 16 tahun. Jadi lima tahun ke depan baru matang dan mampu meraih prestasi maksimal," jelasnya.

Selain Dessy (kelas 48 kilogram), ada Hilal (44 kilogram), Dinda dan Kartika (53 kilogram), Andini dan Deno (58 kilogram).

Di bagian putra, lanjut Mujuanto, terdapat Safruddin (62 kilogram), Sandy Yahya dan Fauzi kelas 56 kilogram.

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved