Hopkins Bidik Rekor Baru

dia siap membuat rekor baru sebagai petinju tertua yang bisa mempertahankan gelar juara sekaligus menyatukan tiga gelar juara dunia

Hopkins Bidik Rekor Baru
Bernard Hopkins (kiri) 

METRO BANJAR.COM - PADA 9 Maret 2013, Bernard Hopkins berhasil membuat rekor menjadi juara dunia tinju tertua sepanjang sejarah. Dia menjadi juara pada usia 48 tahun.

Kini, dia siap membuat rekor baru sebagai petinju tertua yang bisa mempertahankan gelar juara sekaligus menyatukan tiga gelar juara dunia saat menghadapi petinju Kazakhstan, Beibut Shumenov di DC Armory, Washington, District of Columbia, Minggu (20/4) pagi ini.

Pertarungan dua petinju yang beda usianya terpaut 19 tahun itu akan menyatukan tiga sabuk juara dunia kelas berat ringan. Yakni, sabuk juara dunia WBA Super, IBF, dan sabuk IBA.

Saat jumpa pers, Hopkins sempat ‘mencuri’ dua sabuk juara dunia milik Shumenov (WBA dan IBA). Dia mengambilnya langsung di depan Shumenov dan menyimpannya di dekatnya bersama sabuk juara dunia IBF.

Awalnya, Shumenov tidak bereaksi melihat ulah Hopkins. Namun kemudian dia tampak kesal dan berbicara kepada para wartawan.  

“Ini merupakan sebuah penghormatan buat kamu (Hopkins). Tapi kamu telah membuat kesalahan jika menganggap saya akan meladeni pertarungan dengan pria yang berusia 50 tahun,” kata Shumenov. Setelah menyatakan itu, Shumenov kemudian mengambil kembali sabuk-sabuknya.

Hopkins dinilai sebagai seorang petinju yang menjadi legenda hidup. Dia seperti monumen hidup di dunia tinju Amerika. Bisa jadi, patungnya akan dibangun di Philadelphia bersama dengan patung Rocky dan Joe Frazier.

Tetap perkasa di usia tua membuat Hopkins dianggap beda dengan petinju lain. Tak salah jika dia yang punya julukan B-Hop juga mendapat julukan lain, The Alien.

Dalam karier tinju profesionalnya, Hopkins sudah bertarung sejak Amerika Serikat masih dipimpin Presiden Ronald Reagan. Dia sudah memasuki seperempat abad kedua dalam karier tinjunya.

Sempat pula dia dipenjara selama hampir lima tahun karena pernah menjadi perampok di masa muda. Itu masa kelam Hopkins di masa lalu. Namun setelah sadar atas kesalahan, dia memilih olah raga tinju dan menekuninya sebagai profesinya.

Editor: Halmien
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved