Guru Cabuli 9 Siswa SD, 4 di Antaranya Tunagrahita

Kosim bin Junaedi (35) guru trapis di SD Semeru VI, Bogor Barat, Kota Bogor, ditangkap petugas

Guru Cabuli 9 Siswa SD, 4 di Antaranya Tunagrahita
kompas.com
ilustrasi 

METROBANJAR.CO, JAKARTA - Kosim bin Junaedi (35) guru trapis di SD Semeru VI, Bogor Barat, Kota Bogor, ditangkap petugas Polres Bogor Kota karene diduga telah mencabuli 9 murid di sekolah tersebut.

Dari sembilan murid yang dicabuli, empat diantaranya menderita Tunagrahita. Hasil visum rumah sakit terhadap korban, delapan di antaranya mengalami luka robek di selaput daranya dan satu korban luka di bagian kelaminnya.

Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama kasus dugaan pencabulan terungkap saat seorang guru di SD Semeru VI memergoki aksi yang dilakukan oleh pelaku.

"Kemudian pelaku dimintai keterangan dan terungkap ternyata ada sembilan anak yang menjadi korban pencabulan," ujar Bahtiar Ujang Purnama kepada wartawan di Mapolres Bogor Kota, Selasa (13/5/2014).

Kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Bogor Kota, pelaku membantah telah menyetubuhi korban. Tapi, hasil pemeriksaan visum rumah sakit, alat kelamin korban robek.

Kapolres menjelaskan, aksi pencabulan dilakukan pelaku sejak Januari 2014 lalu hingga akhir April. Korban pencabulan berusia antara 9-13 tahun.

"Pelaku berprofesi sebagai guru terapis yang diperbantukan di SD tersebut. Dia bekerja untuk mengembalikan psikologis anak berkebutuhan khusus yang juga bersekolah di SD itu," katanya

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved