Di Depan Warung Bayi yang Merah Itu Dibuang

Bayi yang diduga tak diharapkan kelahirannya ini memiliki berat 2,5 kg dan panjang 47 cm.

Di Depan Warung Bayi yang Merah Itu Dibuang
net
ilustrasi 

METRO BANJAR.COM, MOJOKERTO - Warga Dusun Tlagan, Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan sosok bayi yang masih merah, Senin (7/7/2014) pagi.

Usai salat Subuh, seorang warga setempat melihat bagi tergeletak di depan warung. Bayi yang masih merah ini dibuang dan tegeletak begitu saja dengan dibalut kain putih.

Bayi dengan tali pusar dan ari-ari masih menempel tersebut sudah mulai membiru. Bayi yang diduga tak diharapkan kelahirannya ini memiliki berat 2,5 kg dan panjang 47 cm.

Beruntung, bayi perempuan itu segera dibawa ke bidan desa setempat, bidan Wiji Winarni. Sampai saat ini, pembuang bayi tersebut masih misterius.

Adalah Darmiati, warga pertama yang menemukan bayi tersebut. Bayi dengan balutan kain putih itu ditemukan di teras warung. Dia bersama suaminya kebetulan memilih jalan-jalan usai salat subuh.

"Saya pikir kucing. Begitu ada tangisan bayi, saya hampiri dan ternyata bayi. Kasihan bayinya," kata Darmiati.

Menurut informasi warga, menjelang sahur memang ada suara motor. Bahkan ada warga juga sempat melihat ada dua orang laki-laki dan perempuan mondar-mandir di depan warung milik Nur Kojin. Namun warga membiarkan mereka.

Apalagi saat itu, suara tangisan bayi juga tak terdengar. Darmiati yang tak tega melihat bayi kebiruan itu pun tergerak untuk kembali ke rumah mengambilkan lain handuk.

Bersama warga lain yang melintas, akhirnya bayi dibawa ke bidan desa. Saat ini, polisi masih menyelidiki pembuangan bayi tersebut.

Editor: Halmien
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved