Breaking News:

Seleksi 88 Pemain Futsal Pra PON

Membludaknya pemain maksimal kelahiran Januari 1993 mengikuti peruntungan memperkuat Banua di Pra-PON Zona

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Halmien
metro banjar.com/syaiful anwar
SEBANYAK 88 pemain mulai mengikuti proses seleksi pembentukan tim futsal Pra-PON Kalsel, di GOR Borneo Futsal Banjarmasin, Rabu (18/7) sore. 

METRO BANJAR.COM - SEBANYAK 88 pemain futsal dari Banjarmasin, Hulu Sungai Tengah, Tabalong, Banjarbaru, Kotabaru dan daerah lainnya berkumpul di GOR Borneo Futsal Banjarmasin, Rabu (18/7) sore.

Kehadiran mereka tak lain untuk mengikuti seleksi pembentukan tim futsal Pra-PON Kalsel.

Membludaknya pemain maksimal kelahiran Januari 1993 mengikuti peruntungan memperkuat Banua di Pra-PON Zona Kalimantan tahun 2015 ini cukup membuat pusing tim seleksi terdiri Edy Susanto, Indra Syafruddin, Bambang Hermawan dan Ali Wathon menentukan pemain.

Supaya tak susah memantau pemain, pelatih Pra PON Kalsel, Edy Susanto membagi mereka menjadi dua grup. Grup pertama merupakan pemain pantauan selama Liga Futsal Banjarmasin (Lifuba) dan beberapa pemain dari Kotabaru yang dikumpulkan di lapangan basket, sedangkan grup kedua di lapangan internasional.

"Selama digelarnya Lifuba, kami memantau permainan setiap pemain. Saat seleksi, kita tinggal memilihnya saja untuk masuk pemain yang berada di lapangan basket," kata Edy Susanto disele-sela seleksi.

Pemain yang masuk 'unggulan' sebanyak 24 pemain terdiri Padli (Borneo), Saleh (UI Banjarmasin), Sandy (PDAM), Irsan (Fernando), Habibi (Subaru), Herly (PDAM), Hakim (Serasi), Misrani (Borneo), Rasyid, Reza, Abdillah, Fikri, Abdurrahman, Wahyudi, Ali Noor, Agi (Borneo), Priadi, Ryan (Boerno), Ubaidillah (Fernando), Arfan, Dharma, Ferry, Ramli (Kotabaru), Hasan (Tabalong).

Sisanya, sebanyak 64 pemain berada di lapangan internasional yang dibagi 16 grup dan dibagi lagi 8 grup saat bermain games. Di antara pemain tersebut terdapat alumnus SMAN 4 Banjarmasin, Jumadil, Jayadi termasuk tiga pemain Barabai, Yudhi, Badali dan Jamid.

"Pemain kami minta bermain games selama 10 menit untuk melihat skill dan kerja sama tim pemantau," papar Edy.

Berdasarkan pemantauan Metro Banjar, peberapa pemain yang dianggap skill dan teknik cukup bagus dipindah ke grup di lapangan basket. "Kita masih memantau pemain dan belum menentukan pemain yang masuk dalam seleksi tahap II," jelas Edy.

Terpisah, trio pemain asal Barabai, Hulu Sungai Tengah, Yudhi, Badali dan Jamid bertekad masuk tim dalam seleksi tahap II dulu.

"Persaingan masuk tim inti cukup berat, terutama dari Banjarmasin. Kami siap bersaing, karena sudah biasa bertarung dengan pemain PON di Liga Futsal di Tabalong seperti Irwan Pratama, Ayah, Haris dan lain-lainnya," papar Yudhi, pemain Doa Ibu, klub anggota Liga Futsal Tabalong.

Pemain dari daerah yang mengikuti seleksi sebanyak 16 pemain, sisanya pemain dari Lifuba Banjarmasin. Malah tim dari Borneo Futsal menyertakan 15 pemainnya mengikuti seleksi.

Tags
prapon
Berita Populer
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved