Ada Mafia di Balik Kasus Dugaan Pencabulan oleh Raja Solo?

Berasal dari keluarga tidak mampu, siswi salah satu SMK di Solo tersebut tak punya biaya untuk berobat ke dokter kandungan

Ada Mafia di Balik Kasus Dugaan Pencabulan oleh Raja Solo?
net
ilustrasi

METRO BANJAR.COM, SOLO - Pihak keluarga AT menyesalkan tidak ada kejelasan dari pihak Keraton Solo terkait kasus dugaan pencabulan AT  (15) oleh Pakubuwono XIII. Diduga, ada mafia perdagangan manusia pula dibalik kasus ini.

“Sebagai seorang ibu, saya tidak tega melihat kondisi AT yang lemas dan pucat, saya tampung sementara di rumah agar bisa terpantau," kata kuasa hukum AT, Asri Purwanti, soal kondisi terakhir kliennya itu, Senin (21/7/2014). "Siapa tidak kasihan lihat remaja lugu menanggung beban itu," imbuh dia.

Asri mengatakan AT juga mengeluh mengalami keputihan tetapi tidak punya biaya untuk berobat ke dokter. Berasal dari keluarga tidak mampu, siswi salah satu SMK di Solo tersebut tak punya biaya untuk berobat ke dokter kandungan, di usia kehamilan akibat pencabulan itu mencapai 4 bulan.

Menurut Asri, kasus AT ini mengindikasikan pula ada fenomena gunung es jaringan penjualan anak di bawah umur. "Teman-teman klien saya (diduga) dijual lewat WT dan YSF," sebut dia melalui layanan pesan.

Seperti diberitakan sebelumnya, remaja asal Solo diduga dihamili oleh Pakubuwono XIII. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Sukoharjo.

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved