Polisi Buru Ketua Geng Motor

Meskipun 17 anggota genk motor dari Brigez, Moonracer, dan XTC sudah ditangkap. Namun para ketua genk motor ini masih terus diburu

Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Selain menangkap 17 pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti yakni 15 motor, 10 sajam jenis klewang, parang, golok, samurai, kunci leter T, 7 handpone, 1 kartu anggota Brigez Indonesia, helm putih, pistol korek mainan, dan atribuk genk motor. 

METROBANJAR.CO, JAKARTA - Meskipun 17 anggota genk motor dari Brigez, Moonracer, dan XTC sudah ditangkap. Namun para ketua genk motor ini masih terus diburu oleh Polres Bekasi Kabupaten.

"Ini yang tertangkap baru anggotanya, untuk ketua genk masih DPO dan dalam perburuan," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten, AKP Wirdhanto Hadicaksono, Senin (29/9/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Wirdhanto mengatakan selain melengkapi diri dengan berbagai jenis sajam untuk menakuti para korbannya, genk motor ini juga mempersenjatai diri dengan senpi.

"Ada beberapa senpi yang disita dari kontrakan mereka, tapi ini hanya senpi air softgun, dan senpi mainan, juga senpi berupa pistol korek api," tambah Wirdhanto.

Untuk diketahui, Polres Bekasi Kabupaten berhasil meringkus tiga genk motor yang biasa membegal motor para buruh di wilayah Bekasi Kabupaten.

Ketiga genk motor tersebut yakni Brigez terdiri dari 5 pelaku, genk Moonracer (M2R) terdiri dari 6 orang dan genk XTC berjumlah 6 orang. Sehingga total pelaku ada 17 orang.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Sudjarno mengatakan tiga kelompok ini kerap melakukan pembegalan selama Agustus-September 2014.

"Dalam aksinya mereka terkenal sadis, memepet, merampas, membacok, dan menodong korban," ucap Sudjarno.

Sudjarno menambahkan tidak hanya melakukan pencurian, mereka juga kerap melakukan pengeroyokan, penganiayaan dan perusakan di wilayah Cikarang Utara, barat, Selatan, Tambelang, serta Sukatani.

Selain menangkap 17 pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti yakni 15 motor, 10 sajam jenis klewang, parang, golok, samurai, kunci leter T, 7 handpone, 1 kartu anggota Brigez Indonesia, helm putih, pistol korek mainan, dan atribuk genk motor.

"Mereka semua dikenakan Pasal 170, 351, 365 dan 363 KUHP tentang pengerokan, penganiayaan, curas dan curat ancaman diatas 10 tahun penjara," tambah Sudjarno.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved