Kompol Gadungan Juga Tipu Pedagang Beras

berbekal pangkat kompol dan seragam polisi bukan hanya para gadis. Kali ini korbannya Im Paputungan, seorang pedagang beras.

Kompol Gadungan Juga Tipu Pedagang Beras
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Polisi gadungan, Iwan Susanto alias wawan (18) menggunakan seragam dinas polisi saat diinterogasi dikantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Makassar, Sulsel, Senin (15/9). Polisi gadungan berpangkat Briptu ini mengaku sebagai polisi agar dapat ditakuti oleh masyarakat kab Jeneponto, Sulsel. 

METROBANJAR.CO - Aksi Chandra mengelabui para korbannya berbekal pangkat kompol dan seragam polisi bukan hanya para gadis. Kali ini korbannya Im Paputungan, seorang pedagang beras.

Warga Desa Tanoyan Utara ini percaya Chandra karena kerap membeli rokok di warungnya. Ia mempercayai status Chandra sebagai seorang polisi, dari omongan warga di kampungnya.

"Awalnya berjalan lancar, namun kemudian barang-barang yang saya pesan tidak ada. Padahal uangnya telah saya serahkan kepada dia. Total sekitar Rp 20 juta sudah serahkan," kata Im.

Im mulai kesal setelah Chandra tak juga mengirimkan barang yang dipesannya. Padahal uang sudah diberikan kepada Chandra. "Kalau atribut-atribut polisi sering dia perlihatkan," kata Im.

Satu waktu karena diberi janji palsu, Im melaporkan Chandra ke Polsek Urban Kotamobagu pada 29 September lalu. Beberapa hari kemudian tersiar kabar di kampungnya, Chandra sudah ditangkap polisi.

"Makanya saya datang ke sini untuk memastikan apa betul orangnya yang itu. Ternyata memang dia," kata Im dengan wajah kesal.

Polisi mengancam perbuatan Kompol gadungan itu dengan pasal 332 KUHP yakni membawa lari perempuan dengan tipu muslihat dan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan akte cerai padahal belum bercerai.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved