Antar Motor Curian Zaini Dibayar Rp 300 Ribu

Pria asal Komplek Sidotopo Dipo Barat Semampir Surabaya ini diringkus polisi karena kedapatan membawa motor curian.

Surya/fatkhul alami
Polisi menggiring tersangka ke Mapolsek Kenjeran Surabaya, Jumat (24/10/2014). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - M Zaini (30) harus menempati ruang tahanan Polsek Kenjeran Surabaya. Pria asal Komplek Sidotopo Dipo Barat Semampir Surabaya ini diringkus polisi karena kedapatan membawa motor curian.

Zaini ditangkap Satreskrim Polsek Kenjeran, saat melintas di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Ia disergap polisi, saat membawa Suzuki Satria L 4736 ZD. Motor tersebut ternyata merupakan hasil curian.

Motor berwarna hitam itu merupakan milik M Muis (19), warga Kemayoran Surabaya. Muis yang sehari-harinya bekerja di Masjid Sunan Ampel itu kehilangan motor tidak jauh dari masjid.

"Korban mengetahui motornya hilang, saat hendak keluar karena ada keperluan. Saat tiba di parkiran, ternyata motornya tidak ada," sebut Kompol Ridwan, Kapolsek Kenjeran, Jumat (24/10/2014).

Polsek Kenjeran yang rutin menggelar razia di jembatan Suramadu, akhirnya menemukan motor milik Muis. Motor tersebut mau melintas jembatan Suramadu dan yang mengendarai Zaini. Karena tidak dilengkapi surat, Zaini diamankan dan dalam pemeriksaan ternyata hanya suruhan dari RN yang diketahui sebagai pelaku pencurian motor.

"Setelah diperiksa, ternyata Zaini disuruh RN mengirimkan motor ke Sampang," jelas Ridwan.

Kepada polisi, Zaini mengaku hanya disuruh RN mengirimkan sepeda motor ke Sampang. Dia diminta mengantarkan motor suruhan dengan imbalan Rp 300.000.

"Bukan saya yang mencuri, saya hanya disuruh teman untuk mengantarkan motor ke Sampang. Tapi, saat berada di Suramadu ditangkap polsi," aku Zaini.

  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved