Utang di Kantin, Siswi Ini Dipukuli Ayahnya

AEP (15), seorang siswi kelas III SMPN 43 Batam, menjadi sasaran bulan-bulanan bapak kandungnya sendiri, YB (40), Jumat (24/10/2014)

tribun jogja
ilustrasi 

METROBANJAR.CO, BATAM - AEP (15), seorang siswi kelas III SMPN 43 Batam, menjadi sasaran bulan-bulanan bapak kandungnya sendiri, YB (40), Jumat (24/10/2014) pagi di kantin sekolah yang terletak di daerah Legenda Malaka, Batam Centre.

Dara bertubuh tinggi itu dihajar di hadapan teman-teman dan guru sekolahnya, hingga mendapat luka memar di bagian wajah. Menurut informasi, kejadian ini dipicu lantaran sang anak mempunyai utang di kantin karena mentraktir makan teman-temannya.

Tak hanya sekali itu, ternyata AEP sudah beberapa kali mendapat kekerasan fisik dari YB di area sekolahnya.

Tak ingin kejadian serupa berlanjut, pihak sekolah akhirnya membuat pengaduan ke Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KKPAD) Provinsi Kepulauan Riau dan Polresta Barelang, Jumat (24/10/2014) siang.

"Ini kasus kekerasan anak di sekolah. Pelakunya orangtua anak sendiri," ucap Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial kepada wartawan di Mapolresta Barelang.

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi di lapangan, YB mendatangi sekolah AEP pukul 10.00 WIB, pada jam istirahat pertama. Tak banyak bicara, YB segera memukuli anaknya menggunakan tangan dan kaki di area kantin sekolah. Bahkan kepala AEP juga dibenturkan ke dinding.

"Mungkin bapaknya dapat info anaknya berutang. Datang ke sekolah langsung marah-marah. Anaknya dipukuli dengan tangan dan kaki di hadapan teman-temannya," katanya.

Sumber: Tribun Batam
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved