Breaking News:

Hakim Diduga Selingkuh, KY Datangi Rumah Pelapor

Kantor Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Jawa Tengah mendatangi rumah pelapor IH (42) di Demak, Selasa (18/11/2014)

Hakim Diduga Selingkuh, KY Datangi Rumah Pelapor
net
ilustrasi

METROBANJAR,COM, SEMARANG – Kantor Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Jawa Tengah mendatangi rumah pelapor IH (42) di Demak, Selasa (18/11/2014), untuk meminta keterangannya terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim di Pengadilan Negeri Demak.

Koordinator Penghubung KY Jateng, Syukron Salam mengatakan, pihaknya telah menerjunkan salah satu anggotanya untuk turun langsung menemui pelapor. Hal itu dilakukan agar KY mendapat informasi langsung dari pihak pertama.

"Hari ini, ada anggota kami yang sedang bertugas ke rumah pelapor di Demak untuk mengklarifikasi laporan tersebut,” ujar Syukron, sore tadi.

KY datang untuk mencari informasi yang mendalam terkait dugaan adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum hakim, baik kronologi kejadian konfirmasi sejumlah bukti yang ada.

Anggota penghubung KY Jateng, Bahrul Fawaid mengaku mendatangi rumah pelapor karena itu merupakan bentuk kehendak pelapor. Dia sampai ke rumah pelapor pada siang hari tadi.

“Ini kami lakukan karena menyangkut keinginan pelapor yang ingin membawa kasus ini ke Komisi Yudisial. Jika nanti ditemukan cukup bukti, akan diproses ke KY Pusat di Jakarta," ujarnya.

Selain mendatangi rumah pelapor, KY juga nantinya akan meminta keterangan resmi dari pihak terlapor. Hal itu akan dilakukan jika pelapor telah resmi mengadukan ke KY melampirkan sejumlah bukti-bukti perselingkuhan.

IH mengadukan oknum hakim PN Demak berinisial TI (36) karena berselingkuh dengan istrinya, WN (22). Puncak dari kekesalannya, sang suami mengajak warga mendatangi PN Demak. Sang suami juga disarankan untuk lapor ke KY agar hakim bisa menindaklanjuti laporannya.

Berita Populer
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved