60 Sampai 70 Persen Kasus Kejahatan Disebabkan Miras.

penerapan perda ini sebaiknya digelar sidang di tempat umum, supaya ini mempermalukan pelaku miras

Editor: Ratino Taufik
60 Sampai 70 Persen Kasus Kejahatan Disebabkan Miras.
tribunnews.com
ilustrasi

METROBANJAR.CO, MANADO - Kapolda Sulut Brigjen Jimmy Palmer Sinaga berhasrat memberi efek jera bagi para pemabuk. Ia juga berharap Peraturan Daerah (Perda) Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol atau lebih dikenal dengan Perda Miras dapat diterapkan secara tegas.

Kapolda sudah menerima draf Perda Miras yang sudah disahkan Kementerian Dalam Negeri. Perda itu diterima Kapolda dari Komisi I DPRD Sulut pada pertemuan di ruang rapat Markas Polda Sulut, Selasa (25/11/2014).

"Pertemuan tadi menyampaikan Perda Miras. Dari DPRD sudah serahkan, kita siap jalankan, tapi disosialisasikan terlebih dahulu," kata Sinaga kepada wartawan seusai pertemuan.

Ia siap mengerahkan segenap personel di tingkat polres hingga polsek agar perda tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat umum.

Agar ada efek jera, ia meminta DPRD juga berkoordinasi dengan mitra kerja lain di Kejaksaan dan Pengadilan untuk menindaklanjuti Perda Miras agar benar-benar memberi efek jera. Satu cara di benak Kapolda dengan menggelar sidang di tempat umum.

"Dari awal saya sudah sampaikan, penerapan perda ini sebaiknya digelar sidang di tempat umum, supaya ini mempermalukan pelaku miras. Kita minta dukungan DPRD untuk merealisasikan ini," ungkap Sinaga.

Selain itu, tuntutan Perda Miras maksimal tiga bulan. Kapolda mengatakan, walau hanya tiga bulan, bila putusannya maksimal tentu akan memberi efek jera.

"Dua bulan saja dipenjara saya kira sudah jera, syukur-syukur maksimal tiga bulan putusannya," kata dia.

Sinaga pun sudah jengah dengan efek miras ini. Dari data yang ia punya, 60 sampai 70 persen kasus kejahatan disebabkan miras.

"Ini yang harus diperangi, perilaku miras," sebutnya.

Ketua Komisi I DPRD Sulut Ferdinand Novi Mewengkang mengatakan, kunjungan kerja Komisi I ke Polda pertama untuk silaturahmi. Setelah dilantik, ini kali pertama mereka menyambangi Polda yang adalah mitra kerja komisi. Banyak hal dibahas, mulai dari kamtibmas di Sulut, persiapan keamanan Natal dan Tahun Baru, termasuk juga membahas Perda Miras.

"Kami berharap perda ini bisa tersosialisasi dengan baik di masyarakat, setelahnya akan diterapkan sesuai ketentuan berlaku," kata dia.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved