Breaking News:

ABG Kelahiran Bangka ini Dipaksa Layani 4 Lelaki Hidung Belang

Anak baru gede (ABG) berinisial LH ini mengaku setiap harinya dipaksa melayani tiga sampai empat

Editor: Edinayanti
ABG Kelahiran Bangka ini Dipaksa Layani 4 Lelaki Hidung Belang
net
ilustrasi

Sebelumnya diberitakan, DM (35), H (38), NO (38), BD (33), TM (49), dan Euis 57, tertunduk malu di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu (19/4/2015).

Keenamnya ditangkap Sat Reskrim Polrestabes Bandung lantaran telah mengekploitasi anak di bawah umur (ABG, RED) untuk melayani lelaki hidung belang.

Informasi yang dihimpun Tribun, keenam tersangka tersebut berstatus sebagai germo para wanita pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di Jalan Dewi Sartika, Gang Ijan No 55, Kelurahan Pungkur, Kecamatan Regol.

Mereka ditangkap setelah seorang WPS di bawah kabur dan melaporkan kegiatan prostitusi itu ke aparat kepolisian.

Pantauan Tribun, tak hanya keenam germo yang diamankan. Sebanyak 27 WPS dari berbagai usia pun diamankan di Polrestabes Bandung.

Polrestabes Bandung masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan terhadap para WPS mengenai kegiatan prostitusi di Jalan Dewi Sartika tersebut.

Keenam germo yang diamankan di Polrestabes Bandung dijerat pasal 88 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Keenamnya terancam hukuman penjara selama 15 tahun.

"Keenam tersangka ini diduga melakukan kejahatan terhadap di bawah umur karena mengekpolitasi ekonomi secara seksual dengan maksud menguntungkan diri sendiri," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Angesta Romano Yoyol, kepada wartawan di Polrestabes Bandung, Minggu (19/4/2015).

Dikatakan kapolres, para tersangka itu mempekerjakan gadis di bawah umur (baca: ABG) dengan menjanjikan pekerjaan dan tempat tinggal yang layak.

Namun pada kenyataannya mereka dipaksa untuk melayani lelaki hidung belang.

"Mereka merekrut anak jalanan atau gadis di bawah umur melalui orang lain yang sudah bekerja. Nanti yang menyalurkan dapat imbalan," kata Yoyol.

Yoyol menyebut, pihaknya masih mengembangkan dan melakukan pendalaman kasus tersebut.

Pasalnya di lokasi penggerebekan setidaknya ada tiga rumah yang melakukan praktik prostitusi.

"Untuk mereka ini (PSK, RED), kami serahkan kepada dinas sosial untuk mendapatkan pembinaan," kata Yoyol. 

Tags
pelacuran
Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved