Saat Berada di Ruang Pemeriksaan Terlapor Kasus Cabul Melarikan Diri

Terlapor kasus cabul, Djuri (59), melarikan diri dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Tanjung Perak, Jumat (3/7/2015) malam

Saat Berada di Ruang Pemeriksaan Terlapor Kasus Cabul Melarikan Diri
net
ilustrasi 

METROBANJAR.CO, SURABAYA - Terlapor kasus cabul, Djuri (59), melarikan diri dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Tanjung Perak, Jumat (3/7/2015) malam dan belum berhasil ditangkap hingga Sabtu (4/7/2015).

Informasi yang dihimpun Surya, Djuri dilaporkan telah melakukan pencabulan sesuai laporan Nomor LP/051/II/Jatim/2013/Res pada 15 Februari 2013. Djuri diduga mencabuli bocah berinisial DF (2).

Sejak dilaporkan ke Polres Tanjung Perak, Djuri melarikan diri. Keluarga korban menemukan Djuri saat berada di Jembatan Merah Plaza (JMP) sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (3/7/2015) malam. Keluarga korban langsung membawa terlapor ke Mapolres.

Saat berada di ruang pemeriksaan inilah Djuri melarikan diri. Saat itu kondisi ruang Satreskrim sedang sepi. Seluruh anggota Satreskrim sedang apel di halaman belakang Mapolres.

Kapolres Tanjung Perak, AKBP Arnapi mengungkapkan, sebenarnya pintu di ruang Satreskrim sudah menggunakan kunci elektronik. Jadi hanya anggota Satreskrim yang bisa membuka atau menutup pintu tersebut.

Kunci elektronik itu masih berfungsi pada saat kejadian. Menurutnya, saat itu seorang penyidik sedang membongkar data untuk mencari berkas. Sebelum penyidik menemukan berkas, seluruh anggota di Mapolres diminta ikut apel.

“Termasuk penyidik itu harus ikut apel. Makanya terlapor ditinggal sendiri di ruang Satreskrim,” kata Arnapi, Sabtu (4/7/2015).

Terlapor tidak langsung meninggalkan ruang Satreskrim bersama penyidik tersebut. Terlapor menunggu anggota Satresrim terakhir keluar dari ruang. Anggota yang keluar terakhir itu tidak mengamati kondisi pintu sebelum meninggalkan ruang.

Ternyata pintu alektronik itu belum tertutup sempurna. Mengetahui pintu belum tertutup sempurna, terlapor langsung melarikan diri. Setelah keluar dari ruang Satreskrim, terlapor belok ke kiri sebab seluruh anggota Polres apel di sisi kanan ruang Satreskrim.

Berdasar rekaman CCTV, terlapor meninggalkan ruang Satreskrim pada pukul 20.05 WIB. “Tidak ada yang mengetahui terlapor melarikan diri sebab seluruh anggota, termasuk petugas jaga, ikut apel,” tambahnya.

Tapi mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jatim ini menegaskan, tetap akan memproses kasus ini dan petugas sedang mengejar terlapor.

Selain melanjutkan proses hukum terlapor, Arnapi juga akan menindak tegas anggotanya yang teledor. “Soal pintu itu akan menjadi pertimbangan sendiri. Apapun kondisinya, saya harus minta keterangan dari penyidik yang memeriksa dulu,” terang Arnapi.

Tags
pencabulan
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved