Modus Pencabulan 5 Remaja Putri oleh Pengusaha Ini Mirip Bisnis MLM

Warga Kediri tengah dikejutkan oleh kasus pencabulan yang dilaporkan sejumlah remaja putri ke kepolisian.

Modus Pencabulan 5 Remaja Putri oleh Pengusaha Ini Mirip Bisnis MLM
net
ilustrasi

METROBANJAR.CO, KEDIRI - Warga Kediri tengah dikejutkan oleh kasus pencabulan yang dilaporkan sejumlah remaja putri ke kepolisian.

Setidaknya, ada lima remaja melapor telah disetubuhi oleh seorang pengusaha terkenal di Kediri, yang dikenal dengan nama Koko. [Baca juga: Sudah Lima Gadis di Bawah Umur Melapor Disetubuhi Pria yang Sama]

Lima anak remaja yang menjadi korban pencabulan Koko, bos aspal dan kontraktor terkemuka Kediri, itu selalu diminta menelan pil sebelum diajak bersetubuh.

Namun sejauh ini masih belum jelas apakah pil yang diberikan untuk jenis obat perangsang atau pil untuk pencegah kehamilan.

Demikian keterangan yang disampaikan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Wisnu Prasetyo.

"Dari hasil pemeriksaan saksi korban memang korbannya selalu diberi pil sebelum disetubuhi pelaku," ungkap Wisnu, Rabu (8/7/2015).

Kasus persetubuhan yang melibatkan pelaku Koko dengan korban anak-anak remaja ini juga mengandung unsur trafficking. Skema kasusnya mirip bisnis multilevel marketing. Semula hanya satu korban remaja yang dicabuli Koko. Kemudian korban pertama ini mengajak rekannya yang lain sesama remaja putri untuk kemudian dicabuli pelaku secara bergiliran di Hotel BD. Demikian seterusnya korban yang melapor ada 5 anak.

Semua korban usai dicabuli kemudian diberi uang oleh pelaku. Uang yang diberikan jumlahnya bervariasi mulai kisaran Rp 400.000 sampai Rp 700.000 sekali main.

Hingga Rabu (8/7/2015), korban pencabulan Koko bertambah dua lagi. Sehingga total korban pencabulan bertambah menjadi 5 anak remaja perempuan yang semuanya masih di bawah umur.

"Usia korban yang melapor kebanyakan dibawah 17 tahun, usia termuda 13 tahun masih pelajar SMP," tambahnya.

Halaman
12
Tags
pencabulan
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved