Pedet Bikin Sabu Berdasarkan Petunjuk Lewat Facebook

Satuan Narkoba Polres Klaten mengungkap pembuatan narkotika jenis sabu di sebuah kamar kos yang terletak di Dukuh Kretek Rt 1 Rw7, Desa Bugisan

Pedet Bikin Sabu Berdasarkan Petunjuk Lewat Facebook
Joglosemar/Dani Prima
Tersangka Pedet memeragakan bagaimana membuat sabu di depan aparat Polres Klaten 

Sementara itu, Pedet mengaku ditawari membuat sabu lewat seseorang dari berkenalan di media sosial Facebook (FB). Karena tergiur keuntungan yang tinggi akhirnya Pedet mau menerima tawaran tersebut.

“Saya dijanjikan upah tiga juta untuk setiap 10 gram sabu yang berhasil dibuat. Saya ditawari untuk bisa membuat sabu sebanyak 100 gram dengan upah Rp 30 juta,”ungkapnya.

Menurut Pedet, selama ini dirinya belum pernah bertemu dengan orang yang menawari dirinya itu, selama ini komunikasi dilakukan via pesan pendek di FB ataupun telepon seluler.

“Saya diajari membuat sabu juga lewat telepon dari orang itu, sedangkan perlengkapan lainnya seperti alat-alat dan obat bahan pembuat sabu dipaketkan dan saya ambil di Terminal Jombor Yogjakarta. Kemudian saya juga mendapatkan uang Rp 300 ribu untuk menyewa kos dari orang itu,” jelasnya.

Disisi lain, Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Danang Eko Purwanto menuturkan, pihaknya akan mengembangkan penangkapan ini, karena diduga ada jaringan besar dibelakangnya.

“Pengakuannya memang seperti itu, dan pelaku juga mengaku baru hendak akan memproses precusor menjadi sabu lalu kami tangkap. Namun penangkapan ini tetap akan kami kembangkan lagi,”tuturnya.

Menurut Danang, dari penangkapan ini, pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 53 item, antara lain satu cawan berisi padatan sisa olahan yang gagal proses, satu tabung tekanan, kompor listrik, gelas ukur, kaca ukur dan berbagai macam jenis bahan kimia.

“Untuk pelaku yang terbukti hendak membuat sabu ini, kami kenakan pasal 129 KUHP dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit 5 miliar,” tutupnya. (Joglosemar/Dani Prima)

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved