Penculikan Bocah di Tanahlaut Heboh di Media Sosial

Sementara di Desa Gunung Raja, terjadi kehebohan. Warga melakukan ritual mencari Itap dengan mengelilingi Desa Gunung Raja.

Penculikan Bocah di Tanahlaut Heboh di Media Sosial
BlackBerry
Tafsirul Husna alias Itap (11) bersama pesan penculikan di BBM. 

METROBANJAR.CO, PELAIHARI - Bocah Tafsirul Husna alias Itap (11) diculik tiga lelaki tak dikenal pakai mobil Avanza. Itulah berita yang menyebar cepat di media sosial.

Sementara di Desa Gunung Raja, terjadi kehebohan. Warga melakukan ritual mencari Itap dengan mengelilingi Desa Gunung Raja.

Zainab adalah yang paling khawatir dengan nasib Itap. “Saya mendapat berita cucu saya (Itap) diculik pada malam hari. Kabar itu dari anak saya, Masmunah, yang juga ibu Itap,” ujarnya, Senin (25/7/2016).

Saat ini, kata Zainab, ibu dan kakak Itap tidak ada di rumah. “Saya hanya sendirian menunggui rumah ini. Ibu dan kakak Itap keluar rumah. Harapanku Itap cepat pulang. Sekarang ayah Itap ada di Jakarta," ujarnya.

Zainab mengaku tak tahu cucunya itu diculik atau dibawa. “Sepengetahuan saya, Itap anak yang taat dan selalu meminta izin bila keluar dari rumah,” ujarnya.

Sementara itu, kakak Itap, Yusrina (20), mengaku mengetahui adiknya tak pulang ke rumah setelah menerima pesan melalui BlackBerry miliknya. “Isi pesannya, adik saya dibawa paman,” ujarnya.

Yusrina yakni pesan itu bukan tulisan adiknya. “Apalagi disebutkan dalam isi pesan itu dibawa menggunakan mobil Avanza merah,” ujarnya.

Yusrina sendiri sudah dimintai keterangan polisi terkait isi pesan tersebut bersama sepupunya. Sepupu Yusrina ini adalah yang terakhir melihat Itap.

Malam itu, Minggu (24/7/2016) sekitar pukul 20.05 Wita, Itap menaiki sepeda motor. Sepupu Yusrina sempat menegur dan bertanya mau kemana. Tapi Itap tak menghiraukan sepupunya itu.

Polsek Tambangulang dan Satreskrim Polres Tanahlaut, yang menangani kasus penculikan Itap, masih berusaha membuat kasus itu menjadi terang benderang.

Langkahnya melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga membawa Itap.

Kapolsek Tambangulang, Ipda Sufian Noor, menjelaskan motif pelaku belum jelas dan laporan kehilangan anak memang ada disampaikan oleh ibu korban, bernama Masmunah.

"Ayah korban saat ini tak berada di rumah. Katanya sedang di Jakarta mengikuti program tenaga kerja Indonesia keluar negeri," ujarnya, Senin (25/7/2016).

Menurut Sufian, ini merupakan kasus langka dan baru kali pertama di wilayah hukum Polsek Tambangulang.

“Anggota saya dibantu Satreskrim Polres Tanahlaut sedang bekerja keras melakukan penelusuran dan penyelidikan," ujarnya. (tar/dwi/ady)

Editor: Muhammad Yamani
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved