Faisal Sembunyikan Ratusan Zenith di Plafon

Sebelum ditangkap polisi sebagai penjual, Faisal pernah diamankan polisi sebagai pemakai Zenith.

Editor: Muhammad Yamani
Banjarmasin Post Group/Abdul Ghanie
Faisal bersama zenith yang ditemukan polisi di plafon kosannya. 

METROBANJAR.CO, MARTAPURA - Penjual obat teler kepada para pelajar, M Faisal Ariansyah alias Faisal (21), ditangkap anggota Polsek Martapura Kota.

Lelaki ini kedapatan menyimpan ratusan butir Zenith di plafon kosan, di Jalan Pendidikan, Gang Komando, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar.

Sebelum ditangkap polisi sebagai penjual, Faisal pernah diamankan polisi sebagai pemakai Zenith.

Saat itu Faisal tidak ditahan, karena polisi hanya menemukan beberapa butir pil jin dan Faisal mengaku untuk mengonsumsi sendiri. Kendati tidak ditahan, Faizal membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya itu.

Ternyata Faisal ingkar. Faisal berbisnis obat Daftar G tanpa izin. Dia menjual pil jin kepada orang dewasa, remaja dan remaja di Martapura Kota.

Akibat ulah Faisal mendustai polisi ini, banyak pelajar sudah menjadi ‘budak’ barang haram tersebut.

Masyarakat yang marah dengan perbuatan Faisal ini melaporkannya ke Polsek Martapura Kota. Jumat (29/7) sekitar pukul 14.30 Wita, anggota Unit Reskrim Polsek Martapura Kota mendatangi kosan Faisal di Jalan Pendidikan, Gang Komando, Martapura Kota, Kabupaten Banjar.

Saat polisi berpakaian preman datang, Faisal tengah bersantai bersama beberapa temannya di kosannya. Beberapa teman Faisal itu masih dalam pengaruh mabuk pil jin. Melihat hal itu, polisi langsung meringkus Faisal.

Saat diperiksa, Faisal membantah dirinya menjual dan memiliki pil jin. Namun anggota Polsek Martapura Kota tak percaya begitu saja.

Mereka menggeladah kosan Faisal. Hasilnya polisi menemukan ratusan butir pil jin di plafon kamar kos Faisal.

Dengan ditemukannya barang bukti itu, Faisal pun akhirnya mengakui perbuatannya.

"Saya menjual kepada siapa saja yang mau beli. Dewasa, remaja, dan pelajar yang mau membeli, akan saya layani, " ujar Faisal kepada polisi.

Faisal mengaku dia mendapat keuntungan Rp 500 ribu.

“Keuntungan tersebut saya dapatkan dari penjualan sebanyak 10 boks Zenith. 10 boks itu habis dalam tiga hari,” ujarnya.

Kapolres Banjar, AKBP Kukuh Prabowo melalui Kapolsek Martapura Kota, AKP Amalia Afifi, mengatakan Faisal sudah pernah diperingatkan agar tidak memakai atau menjual pil jin itu.

"Dia (Faisal) pernah ditangkap anggota. Lantaran hanya ditemukan beberapa butir dan Faisal mengaku hanya untuk mengonsumsi sendiri, kami tidak menahannya. Namun kami minta Faisal membuat surat pernyataan saja. Tapi sekarang dia malah penjual," ujar Amalia. (gha)

Sumber: Metro Banjar
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved